Menu

Mode Gelap
 

Hikmah · 6 Sep 2021 11:08 WIB

Komisi Fatwa MUI Minta Pinjol Dihapus Karena Hukumnya Haram


 Close up of student girl hands paying online with credit card on laptop at night sitting on a desk at home Perbesar

Close up of student girl hands paying online with credit card on laptop at night sitting on a desk at home

BANDUNG NEWS – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta kepada pemerintah untuk menghapus pinjaman online (pinjol). Pasalnya, MUI menilai hukum pinjol adalah haram karena membuat resah dan merugikan masyarakat.

Anggota Komisi Fatwa MUI Pusat Fuad Thohari menjelaskan syariat yang dilanggar yaitu dana bunga yang disebut riba atau penambahan pembayaran bagi yang berutang. Adapun dalam Islam sendiri riba dan hukumnya haram.

Baca Juga:  Bacaan Doa Agar Sukses Dunia Akhirat

“Tren pinjol ini ternyata tidak ada semangat menolong. Semangatnya hanya orang yang meminjamkan ingin mencari untung,” ujar Fuad, seperi dikutip dari PMJ News.

“Nggak ditetapkannya satu tambahan ketika mulangin satu pinjaman yang disebut bunga atau riba tadi. Padahal yang disebut bunga itu sudah jelas dilarang dalam Islam dan itu haram,” sambungnya.

Baca Juga:  Ketahui, Senang dan Sedih Itu Cuma Permainan Pikiran

Lebih lanjut dia menjelaskan, alasan lain berkenaan pinjaman online (pinjol) ini dalam prakteknya melanggar syariat. Sehingga hukumnya haram.

“Namanya bunga tambahan yang dipersyaratkan ketika berutang itu hukumnya haram atau riba,” katanya.

Dia menambahkan, semangat peminjam ini yaitu mencari untung. Maka soal pinjol ini sangat memberatkan peminjam dan ini menimbulkan banyaknya ketidakbaikan (mudarat).

Baca Juga:  Masyarakat Jangan Khawatir, MUI Terbitkan Daftar Vaksin yang Boleh Digunakan

“Sebaiknya, karena banyak mudarat banyak merugikan, mencekik, dihapus saja dan dilarang,” jelasnya.

“Seandainya pinjol ini tidak ada penambahan sesuatu yang disebut bunga kemudian semangatnya menolong tentu MUI akan memberikan apresiasi,” pungkasnya.

(amt)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Asyik! 300 Ribu Guru Madrasah non PNS Bakal Dapet Intensif dari Kemenag

30 Agustus 2021 - 16:07 WIB

Mimpi Kemenag Jabar Inginkan Terjemahan Alquran Gunakan Bahasa Daerah

29 Agustus 2021 - 14:59 WIB

Menag Yaqut: Ceramah Ujaran Kebencian di Ruang Publik Adalah Tindak Pidana

23 Agustus 2021 - 10:29 WIB

Kemenag Terbitkan Peraturan Ibadah Selama PPKM Berlangsung

13 Agustus 2021 - 13:32 WIB

Kemenag Sampaikan Selama Pandemi 605 Kiyai Meninggal Dunia

2 Agustus 2021 - 14:23 WIB

MUI Kota Bandung Minta Warga Laksanakan Shalat Idul Adha di Rumah

16 Juli 2021 - 12:34 WIB

Trending di Hikmah