Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Jabar · 4 Mei 2021 15:38 WIB

Komisi II: Masalah Kewenangan Jadi Faktor Penyebaran Benih Tak Terkendali


 Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Anwar Yasin. (Foto : M. Sidiq/Humas DPRD Jabar). Perbesar

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Anwar Yasin. (Foto : M. Sidiq/Humas DPRD Jabar).

BANDUNG NEWS — Penyebaran benih yang berkualitas kepada masyarakat Jawa Barat tidak terkendali, di mana salah satu penyebabnya adalah faktor kewenangan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Anwar Yasin usai mengunjungi Balai Benih Padi dan Palawija (BBPP) Provinsi Jawa Barat yang bertempat di Kabupaten Cianjur, Selasa (04/05/2021).

“Setelah kita dalami ternyata permaasalahannya ada pada kewenangan. Balai benih ini kewenangannya hanya sampai ke penangkar, dan penangkar yang menyebarkan ke masyarakat. Jadi, benih-benih ada di Jawa Barat tidak terkontrol karena penangkar bisa mendatangkan benih dari berbagai sumber”ucap Anwar Yasin.

Baca Juga:  Uu Ruzhanul Ulum Ajak Warga Teladani Daya Juang Pahlawan

Anwar khawatir, jika benih yang beredar di masyarakat adalah benih yang memiliki kualitas kurang bagus, dan berpotensi menyebakan tanah menjadi tandus dan berimbas pada kualitas produk yang dihasilkan.

“Harapan kami kewenangan dari balai benih ini harus ditingkatkan, agar setiap benih di masyarakat dapat dikontrol oleh balai benih ini. Sehingga nanti tidak ada benih-benih jelek yang bertebaran di masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  Viman Ajak Milenial Kota Tasikmalaya Bangun Semangat Kebangsaan

Lebih lanjut pihaknya berharap, BBPP Provinsi Jawa Barat dapat terjun langsung mengendalikan penyebaran benih kepada masyarakat. Disamping memastikan masyarakat menerima benih yang bekualitas, dan dapat mengedukasi masyarakat mengenai bercocok tanam yang baik.

“BBPP harus bisa menyampaikan bagaimana benih dikelola dan mulai memikirkan bagaimana masyarakat diajarkan membuat pupuk organik. Bukan pupuk yang seperti sekarang yang membuat tanah menjadi kering dan tandus,” pungkasnya.

Baca Juga:  Iis Turniasih Ajak Masyarakat Siap Divaksin Covid-19 saat Vaksin Siap

(dra)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Weni Dwi Aprianti Minta Pemerintah Prioritaskan Kesehatan Pengungsi Gempa Cianjur

9 Desember 2022 - 10:12 WIB

DPRD Jabar Minta Pemprov Gali Potensi Alam Guna Tingkatkan PAD

9 Desember 2022 - 09:58 WIB

Minim Sosialisasi ASO, DPRD Jabar: Padahal Program Strategis

7 Desember 2022 - 17:11 WIB

Fraksi PKS DPRD Jabar Minta Anggaran Tanggap Bencana Ditambah

7 Desember 2022 - 16:48 WIB

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Trending di Jabar