Menu

Mode Gelap
 

Kota Bandung ยท 14 Sep 2020 09:32 WIB

Komunitas Tionghoa Peduli Bantu Kaum Difabel di Bandung Berkarya dan Berbisnis


 Komunitas Tionghoa Peduli Bantu Kaum Difabel di Bandung Berkarya dan Berbisnis Perbesar

BANDUNGNEWS.ID – Guna meningkatkan meningkatkan produktivitas kaum difabel berkarya, Komunitas Tionghoa Peduli resmi menandatangani kontrak bersama Creative Business of Diffable Community (Cidco).

Penandatanganan dihadiri oleh Wali Kota Bandung, Oded M. Danial dan Ketua TP PKK Kota Bandung, Siti Muntamah.

Cidco merupakan komunitas difabel yang dinaungi oleh Art Therapy Center Widyatama. Art Therapy Center Widyatama memiliki program studi Desain Grafis, Seni Musik, dan Seni Kriya dengan masa studi 3 tahun setara jenjang D3.

Melalui kerja sama ini Komunitas Tionghoa Peduli akan memasarkan hasil karya difabel yang tergabung dalam Cidco.

Wali kota dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap Komunitas Tionghoa Peduli yang telah memberikan perhatian khusus kepada kaum difabel. Hal tersebut merupakan upaya untuk menjembatani produktivitas kaum difabel melalui karya seni dan kriya.

Baca Juga:  Warga Sukaraja Kota Bandung Kompak Laksanakan PPKM Darurat

“Mudah-mudahan ini menjadi indikator pergerakan kolaborasi kerja sama di Kota Bandung antara pihak donatur, pengusaha dan komunitas. Khususnya perhatian masyarakat terhadap kaum Difabel menghadapi covid 19 ini,” tutur wali kota pada acara penandatanganan kerja sama yang dirangkaikan dengan Bakti Sosial Komunitas Wanita Tionghoa Peduli di Yayasan Duka Sosial Priangan (YSDP), Jalan Nana Rohana, Kota Bandung, Minggu (13 September 2020).

Covid-19, lanjut wali kota, berdampak hampir ke seluruh kehidupan ekonomi dan sosial. Ia berharap, kolaborasi yang terjalin mampu meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.

Baca Juga:  Asal Usul Munculnya Dayeuhkolot Bandung

“Mudah-mudahan acara ini dapat menjadi acuan bagi warga untuk terus menciptakan Bandung yang lebih baik,” ucapnya.

Ketua Komunitas Tionghoa Peduli, Ling ling mengatakan, berbagi bersama anak-anak difabel menjadi tolak ukur dalam membantu perekonomian bangsa Indonesia.

“Kita berbagi bersama sama khususnya anak-anak difabel, mereka bisa berkarya tapi tidak ada yang bantu. Saya bantu mereka supaya bisa merasakan seperti manusia sebenarnya,” Imbuhnya.

Sedangkan pendiri sekaligus Ketua Dewan Penasihat Cidco, Anne Nurfarina mempunyai alasan mendasar mendirikan Cidco. Salah satunya karena seni memiliki potensi yang multiguna.

Baca Juga:  Wajib Dicoba, Ini Daftar Makanan Khas Cibiru Bandung

“Pertama, Menerapi siswa secara social behavior antara lain respon komunikasi, yang outputnya itu adalah karya,” jelasnya

“Pada intinya, momen Komunitas Tionghoa Peduli ini anak- anak diberikan kesempatan untuk proyeksi (bersinergi). Cita-cita kami siswa bisa mandiri secara finansial. Ini menjadi kata kunci dimasa yang akan datang ketika orang tua tidak ada,” katanya.

Pada acara tersebut, Komunitas Wanita Tionghoa Peduli juga memberikan bantuan berupa 1.500 masker, 25 Paket sembako, dan multivitamin yang akan di distribusikan kepada warga Kota Bandung yang membutuhkan.

(bnd)

 

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Warga Maleer Kota Bandung Gelar Lomba Agustusan Hingga 10 September 2022

18 Agustus 2022 - 15:38 WIB

Wujudkan Bandung Agamis, Kecamatan Sukajadi Luncurkan Program ‘Sukajadi Mengaji’

18 Agustus 2022 - 15:29 WIB

Kembangkan Digital Banking, Disbudpar Kota Bandung Kolaborasi dengan KPJ

17 Agustus 2022 - 17:56 WIB

Dibagi 3 Pasukan, Berikut Daftar 99 Anggota Paskibra Kota Bandung

16 Agustus 2022 - 08:22 WIB

Sambut HUT RI ke-77, Sekda Kota Bandung Kukuhkan 99 Anggota Paskibra

16 Agustus 2022 - 08:12 WIB

Pemkot Bandung Gelar Pameran Produk UMKM di Kuta Bali

15 Agustus 2022 - 08:14 WIB

Trending di Kota Bandung