Kopassus Jalin Kerja Sama dengan IPSI Jabar


Danjen Kopassus Brigjen TNI Mohammad Hasan mengunjungi sahabat lamanya, Ketua IPSI Jabar Kang Icak di Bandung, Rabu 18 November 2020.

BANDUNG – Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Mohammad Hasan berkunjung ke kediaman Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Jawa Barat, H Phinera Wijaya alias Kang Icak di Bandung, Rabu 18 November 2020.

Kang Icak sendiri dikenal sebagai sahabat lama Mayjen  TNI Mohammad Hasan. Selain agenda silaturahmi mereka pun membicarakan soal perkembangan dunia persilatan. Bahkan ada potensi kerja sama antara Kopassus dengan IPSI Jawa Barat.

Mayjen TNI Mohammad Hasan menerangkan bahwa Kopassus sudah menekuni ilmu bela diri silat dari dulu yakni merpati putih.

Baca Juga:  Intruksi Menag ASN Wajib Upacara Bendera Setiap Tanggal 17

Mayjen Hasan menjelaskan pada awalnya ilmu beladiri Pencak Silat Merpati Putih hanya khusus diajarkan kepada Komando Pasukan Khusus. Namun sekarang sudah tersebar di seluruh nusantara bahkan dunia.

“Sekarang kita bangkit lagi bahkan ke depan akan lebih diwajibkan lagi untuk anggota Kopassus,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Kang Icak pun turut menyampaikan bahwa pencak silat sudah diakui United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) sebagai warisan budaya tak benda dunia pada Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage (IHG) di Bogota, Kolombia 9-14 Desember 2019 lalu.

Baca Juga:  Mulai 1 Juli, Tjahjo Kumolo Himbau ASN Nyanyikan Lagu Kebangsaan dan Baca Pancasila

Peristiwa bersejarah ini pun menjadi kebanggaan bagi Indonesia, terutama bagi keluarga besar IPSI Provinsi Jabar. Pengakuan dunia terhadap Pencak Silat sebagai salah satu warisan nenek moyang bangsa Indonesia ini merupakan wujud nyata kerja keras para pesilat di tanah air.

“Kerja keras dan doa masyarakat Indonesia, khususnya para pelaku pelestari Cabang Olah Raga (Cabor) Pencak Silat di tanah air berbuah manis. Saya sudah keliling sampai ke tingkat paling terpencil, berbagai kegiatan Pencak Silat ada di mana-mana. Saya sangat bangga dan terharu kepada pesilat di tanah air. Karena para pesilat inilah olahraga sekaligus Cabor Pencaksilat terus diminati dan mengakar di masyarakat,” ujar Kang Icak.

Baca Juga:  Jokowi: Vaksinasi Covid-19 Massal di Kota Bekasi Bisa Jadi Contoh Daerah Lain

Kang Icak pun menyampaikan terima kasih ke sahabat lamanya, Mayjen TNI Mohammad Hasan. “Sangat bangga kedatangan sahabat lama. Yang jelas kita akan terus bersinergi dalam hal apapun. Terutama silat,” tandasnya. [fjr]