Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Kesehatan · 3 Feb 2021 15:27 WIB

Kota Bandung Peringkat Atas Peta Kepatuhan Bermasker di Jabar


 Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Dadang Iriana  (Foto: Humas Kota Bandung) Perbesar

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Dadang Iriana (Foto: Humas Kota Bandung)

BANDUNG NEWS – Kota Bandung menjadi salah satu daerah yang memiliki tingkat kepatuhan tinggi dalam penggunaan masker. Tercatat kepatuhan masyarakat Kota Bandung dalam penggunaan masker tak pernah kurang dari 90 persen.

Hal itu sesuai rilis Pemerintah Provinsi Jawa Barat tentang peta kepatuhan selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional atau Pelaksanaan Pembatsan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pendataan terhitung mulai 11 – 31 Januari 2021.

Bahkan, Kota Bandung terbilang konsisten mampu memertahankannya selama tiga pekan berturut-turut. Yakni pada 11-17 Januari di angka 90,34 persen, lalu naik menjadi 91,71 persen pada 18-24 Januari, dan sedikit berkurang pada 25-31 Januari menjadi 91,12 persen.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Tandatangani Nota Kesepakatan KUPA-PPAS Tahun Anggaran 2020

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Dadang Iriana mengungkapkan salah satu kunci penting untuk menjaga kedisiplinan dalam memakai masker adalah mengedukasi. Kemudian, pengawasan di pusat aktivitas dan potensi keramaian juga dilakukan secara konsisten

Kota Bandung Peringkat Atas Peta Kepatuhan Bermasker di Jabar (Gambar: Istimewa)

“Pengawasan dan pengendalian di tempat umum. Kemudian juga pengawasan di tempat-tempat hiburan oleh tim gugus tugas,” ucap Dadang, Rabu, (3/2/2021).

Dadang melanjutkan, untuk bisa menanamkan kepatuhan protokol kesehatan tersebut tak hanya cukup oleh Satgas di tingkat kota, tetapi juga harus dikoordinasikan hingga ke level kewilayahan.

Baca Juga:  Lindungi Diri dan Sayangi Keluarga dengan  Divaksin

Dengan begitu, sambung Dadang, implementasi pelaksanaan protokol kesehatan oleh masyarakat dijalankan secara disiplin. Dengan catatan, Satgas Penanganan Covid-19 tidak pernah kendor terus mengedukasi.

“Tim PPKM Kota Bandung bersama Satgasus kecamatan melakukan pengawasan, pengendalian dan woro-woro,” kata Dadang yang juga Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung.

Sedangkan untuk peta kepatuhan dalam menjaga jarak dan menghindari kerumunan Kota Bandung selalu di atas 80 persen. Seperti pada periode 11-17 Januari di angka 83,12 persen, lalu naik signifikan menjadi 86,73 persen pada 18-24 Januari, dan terkikis hingga 84,91 pada 25-31 Januari.

Baca Juga:  MKD DPR RI Kunjungi Pemkot Bandung, Ada Apa?

Dadang tidak memungkiri apabila mendisiplinkan tidak berkerumun dan tetap menjaga jarak di Kota Bandung memiliki tantangan tersendiri. Lantaran Kota Bandung merupakan pusat aktivitas di kawasan Bandung Raya.

Meski begitu, Dadang mengungkapkan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung tak lantas angkat tangan. Sehingga, upaya penegakan disiplin dengan menyisir tempat-tempat yang berpotensi menciptakan kerumunan setiap hari.

“Pemkot tetap berupaya, di antaranya menyegel beberapa cafe,” tegasnya.

(Mil)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Bantu Rakyat Kecil, GMP Karawang Gelar Bazar Sembako Murah

27 November 2022 - 14:11 WIB

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

GMP Jabar Gelar Program Peduli Kasih, 100 Warga Ikuti Pengobatan Alternatif Gratis

13 November 2022 - 11:24 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Tanaman Hias di CPF 2022

11 November 2022 - 12:28 WIB

Trending di Jabar