Kurangi Ketergantungan APBD, Ridwan Kamil Kumpulkan 70 Perusahaan Tangani Covid-19


Energi Terbarukan
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjadi narasumber diskusi bertema “Peran Pemuda dalam Semangat Transisi Energi Nasional” di Temu Rindu Coffee and Eatery, Kota Palembang, Kamis (3/6/2021). (Foto: Yogi P/Biro Adpim Jabar)

BANDUNG NEWS – Mengurangi ketergantungan APBD dalam menangani pandemi COVID-19, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengumpulkan 70 perusahaan swasta untuk penggalangan dana, komitmen, dan kontribusi dalam penanganan COVID-19.

Penggalangan dana dikemas dalam Virtual Roundtable Meeting for COVID-19 Handling in West Java, dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa 27 Juli 2021 kemari.

Hadir sekitar 240 orang mewakili 70 perusahaan berbagai sektor baik dalam dan luar negeri.

Ridwan Kamil mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan Pemda Prov Jabar tidak bisa hanya mengandalkan kapasitas APBD. Maka dari itu Jabar membuka pintu seluas-luasnya untuk bermitra dengan berbagai entitas dalam dan luar negeri.

Baca Juga:  Perkuat Layanan PosAja!, Pos Indonesia Gandeng Nujek dan Perkenalkan O-Ranger Mawar

“Karena dalam kalkulasi kami hal ini tidak dapat 100 persen mengandalkan kapasitas APBD kita. Sehingga kami membuka pintu seluas-luasnya untuk bermitra dengan berbagai entitas luar dan dalam negeri,” ujarnya.

“Kebutuhan ketersediaan oksigen perlu disiapkan bukan hanya untuk memenuhi kondisi kebutuhan mendesak saat ini, melainkan juga untuk antisipasi gelombang selanjutnya,” sambungnya.

Dalam roundtable Pemprov Jabar menerima bantuan 1.466 tabung oksigen dari PT Shopee International Indonesia yang diberikan kepada Dinas Kesehatan Jabar untuk kemudian dikelola oleh Posko Oksigen Jabar.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Tegaskan Monumen Gasibu Sudah Dibangun Sebelum Pandemi

Selain tabung, regulator, dan concentrator oksigen, masih banyak bentuk bantuan lain yang diberikan perusahaan- perusahaan tersebut seperti fasilitasi ke suplier luar negeri, bantuan pengadaan, serta dukungan transportasi. Ada juga yang memberikan bantuan vaksin hingga komitmen kucuran dana segar.

Khusus stakeholders yang memberikan dana segar, jika jadi, maka dananya akan dimaksimalkan untuk infrastruktur fasilitas oksigen.

Baca Juga:  Safari Vaksinasi dan Baksos, Ridwan Kamil Tinjau Vaksinasi Pelajar di Kota Tasikmalaya

“Apabila terdapat donasi berupa uang akan diprioritaskan untuk infrastruktur terkait fasilitas oksigen di Jabar,” jelasnya.

“Nantinya seluruh bentuk bantuan berupa informasi, donasi, maupun pengadaan akan diarahkan langsung ke Posko Oksigen Jabar yang diwakili Jasa Sarana,” tambahnya.

Gubernur mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang telah memberikan kemampuannya untuk menangani kelangkaan oksigen di Jabar.

“Saya sangat berterima kasih atas begitu banyaknya dukungan dan ketulusan dari partisipan semua, dan seluruh bantuan yang akan diberikan,” pungkasnya.

(amt)