Menu

Mode Gelap
 

Ragam · 22 Jul 2020 07:39 WIB

Laras Teabumi, Teh Unik dengan Campuran Rempah dan Bunga


 Laras Teabumi, Teh Unik dengan Campuran Rempah dan Bunga Perbesar

BANDUNGNEWS.ID – Bagaimana rasanya merasakan minuman teh dengan campuran bunga dan rempah? Di Teabumi ada minuman teh spesial yang menggabungkan dua varietas teh berbeda.

Dikemas lebih menarik, minuman teh kini tidak lagi dianggap sebagai minuman ‘formalitas’ saja. Minuman tersebut dinamakan Laras Teabumi. Menjadi andalan di kafe tersebut, Laras Teabumi bahkan pernah memenangkan kompetisi teh berskala nasional.

Laras Teabumi adalah minuman berbahan dasar teh merah yang dicampur dengan 11 macam bunga, rempah, dan buah. Pencampuran ini menghasilkan cita rasa unik yang sulit dilupakan.

Dalam sekali minum, pengunjung akan merasakan teh dengan campuran rasa manis, asam, dan hangat di dalam mulut. “Itu namanya Menak Priangan yang artinya kekayaan Jawa kita tuangkan dalam satu gelas dengan mencampur banyak rempah dan teh,” kata Founder Teabumi, Mei Ping Chandra di Teabumi Jalan Pajajaran belum lama ini.

Baca Juga:  Inspiratif! Satu Komplek di Antapani Rutin Berbagi Beras

Laras Teabumi tidak disajikan dalam sebuah gelas saja. Minuman yang dibanderol Rp 88 ribu ini dikemas dalam ukuran pitcher dan bisa dibagi empat sampai enam orang. Maka dari itu, Laras Teabumi sangat cocok diminum bersama keluarga atau teman di siang hari yang panas.

Minuman ini begitu menyegarkan, disajikan dingin, dalam gelas berukuran mini minuman ini ditambahkan es batu dan potongan jeruk lemon. Warna cokelat pada teh merupakan hasil dari beragam bunga, rempah, dan buah yang dijadikan satu, seperti bunga rose, buah peach, lemon, madu, dan lavender.

Baca Juga:  Sejarah Singkat Masjid Agung Kota Bandung

Mei Ping memang fokus pada pengembangan teh di Kota Bandung. Dimulai dengan Teabumi, setiap harinya dia bisa menghasilkan minuman teh yang unik dan tentunya enak. Katanya, passion tersebut dia dapat saat di momen-momen tertentu.

Saat meracik Laras Teabumi, Mei Ping memikirkan bagaimana kalau dua orang dengan karakter berbeda disatukan dalam sebuah ikatan. Dia kemudian mencari varietas teh berbeda untuk dicampurkan, sampai akhirnya ia menemukan varietas assamica dan sinensis yang cocok.

Baca Juga:  Kylian Mbappe Sebut Neymar Sangat Pantas Mendapatkan Ballon d'Or

Varietas assamica sangat cocok untuk produksi teh hitam, oolong, dan teh pu’erh. Hal yang berbeda untuk varietas sinensis yang aslinya berasal dari Cina. Strain ini sangat cocok untuk diproduksi sebagai teh hijau walaupun juga bisa untuk teh hitam, oolong, dan teh putih.

Selain Laras Teabumi, Teabumi juga memiliki varian artisan tea lainya sebanyak 26 jenis. Membawa misi mengembalikan tanah Pasundan sebagai rumah teh Indonesia, Teabumi fokus mengembangkan daun teh Jabar ke generasi milenial.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

MoC Kini Hadir di 23 Paskal Shopping Center, Ada Koleksi Anti Baju Anti Bau hingga Promo Menarik

26 Juni 2022 - 07:23 WIB

UICI Kampus Digital Buka PMB Tanpa Tes, Ini Syarat Pendaftarannya

26 Januari 2022 - 18:05 WIB

Bandung Diciptakan, Saat Tuhan Sedang Tersenyum

16 Desember 2021 - 12:35 WIB

Kemenag Ganti Kartu Nikah dari Bentuk Fisik ke Digital

9 Agustus 2021 - 15:15 WIB

Kemenag Jabar: Perkawinan Anak Jadi Problem Keberlangsungan Generasi

2 Agustus 2021 - 14:37 WIB

Di Tengah Pandemi, Pelaku UMKM Dituntut Adaptif Manfaatkan Platform Digital untuk Berjualan

5 Juli 2021 - 12:22 WIB

Trending di Ragam