Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Nasional · 12 Agu 2020 11:56 WIB

Layanan Online KKP Mudahkan Nelayan Urus Izin


 Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo/Net Perbesar

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo/Net

BANDUNGNEWS.ID- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap terus berinovasi memberikan nelayan kemudahan dengan meluncurkan layanan publik serba online atau daring.

Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Ekologi dan Sumber Daya Kelautan Pamuji Lestari menyatakan, layanan online ini merupakan salah satu langkah KKP untuk mempermudah pekerjaan nelayan apalagi sejak Covid-19 melanda Tanah Air.

Salah satunya ialah perizinan perikanan tangkap yang cukup memakan waktu 1 jam saja melalui layanan Sistem Informasi Izin Layanan Cepat (SILAT) dengan persyaratan dan kriterianya tetap terpenuhi.

Baca Juga:  Lansia: Divaksin Covid-19 Biar Reugreug 

“Layanan lainnya di pelabuhan perikanan juga dilakukan secara online. Sseperti mengurus surat persetujuan berlayar. Bukti pencatatan kapal perikanan (BPKP). Mengurus persetujuan kapal melalui layanan sistem informasi persetujuan pengadaan kapal perikanan (SIKAPI). Serta cek fisik kapal perikanan,” ungkap Pamuji saat berkunjung ke Pelabuhan Perikanan Nusantata (PPN) Karangantu, dikutip dari keterangan resmi, Rabu (12/8/2020).

Baca Juga:  Bayi Penderita Hidrosefalus di Bandung Butuhkan Bantuan Biaya Pengobatan

Pamuji menambahkan, di masa pandemi, KKP juga memberikan keterbukaan akses permodalan untuk nelayan. Di PPN Karangantu, misalnya, telah tersedia pojok pendanaan nelayan yang bekerja sama dengan perbankan. Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (BLU LPMUKP) serta Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB) untuk membantu para nelayan mengurus pengajuan kredit bergulir.

“Silakan ajukan permodalan agar usaha penangkapan ikannya terus berjalan. Siapkan dokumen yang dipersyaratkan. Kalau merasa kesulitan silakan mencari informasi. PPN Karangantu yang merupakan unit pelaksana teknis (UPT) KKP siap membantu,” jelas Pamuji.

Baca Juga:  LPPM IPB University Gelar ToT Supervisor Data Desa Presisi Sulawesi Barat, Bekasi, dan Yogyakarta Serentak

Pamuji menambahkan seluruh masyarakat, termasuk nelayan yang berlayar. Harus tetap menaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

“Saya yakin di masa yang sulit ini, kita tetap harus optimis dan mendukung kebijakan Presiden. Masyarakat tetap semangat untuk selalu berkontribusi meningkatkan pendapatannya,” tambahnya.

[red]

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Bantu Rakyat Kecil, GMP Karawang Gelar Bazar Sembako Murah

27 November 2022 - 14:11 WIB

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

GMP Jabar Gelar Program Peduli Kasih, 100 Warga Ikuti Pengobatan Alternatif Gratis

13 November 2022 - 11:24 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Tanaman Hias di CPF 2022

11 November 2022 - 12:28 WIB

Trending di Jabar