Ledakan Beirut Munculkan Kawah Sedalam 43 Meter


Ledakan Beirut/Net

BANDUNGNEWS.ID- Ledakan hebat yang terjadi di pelabuhan Beirut, Lebanon, pada Selasa (4/8) dilaporkan menciptakan kawah sedalam 43 meter.

Insiden yang bisa dirasakan hingga negara tetangga Siprus itu bahkan tercatat oleh sensor Badan Geofisika Amerika Serikat (USGS).

Dalam paparan data USGS, ledakan di Beirut itu bisa mempunyai kekuatan seismik yang setara dengan gempa bumi bermagnitudo 3,3.

Ledakan tersebut dipicu oleh kebakaran di gudang tempat penyimpanan amonium nitrat, yang jumlahnya dilaporkan mencapai 2.750 ton.

Baca Juga:  Satgas Anti Rentenir Fasilitasi Dan Berikan Solusi Kepada Para Korban

Bahan kimia yang bisa digunakan sebagai pupuk maupun peledak itu disebut tersimpan di dalam gudang selama enam tahun terakhir.
Selain membunuh lebih dari 150 orang, insiden itu juga melukai 6.000 lainnya, dan membuat sekitar 300.000 orang kehilangan rumah.

Pengungkatan fakta amonium nitrat itu sudah disimpan selama enam tahun menimbulkan kemarahan publik, karena dianggap kelalaian pemerintah.

Baca Juga:  PSBB Proporsional Berlanjut, Penegakan Hukum Akan Lebih Tegas 

Dalam demonstrasi Minggu (9/8/2020), pengunjuk rasa menyerukan anti-pemerintah, dan sempat menduduki kantor pemerintah sebelum diusir penegak hukum.

Cara itu merupakan taktik baru bagi demonstran, yang sejak lama menginginkan pejabat yang terindikasi korup dibersihkan.

“Ledakan yang terjadi di pelabuhan meninggalkan kawah sedalam 43 meter,” jelas pejabat keamanan Lebanon seperti diberitakan AFP.
Pejabat tersebut mendasarkan ucapannya pada hasil analisi dari pakar Perancis yang didatangkan untuk meninjau lokasi kejadian.
Kawah itu dilaporkan lebih besar dari 2005, dalam insiden yang menewaskan Perdana Menteri Rafiq Hariri, dengan kedalaman sekitar dua meter.

Baca Juga:  XL Axiata Salurkan Bantuan Bagi Korban Longsor di Kab. Sumedang

Petugas penyelamat maupun polisi Perancis merupakan bagian dari tim internasional yang diterjunkan untuk meringankan beban otoritas lokal.

Selain Negeri “Anggur”, Qatar, Rusia, dan Jerman juga memberangkatkan tim penyelamat mereka untuk menangani ledakan di ibu kota Lebanon itu. [red]


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win