Menu

Mode Gelap
 

Nasional · 22 Jul 2022 15:41 WIB

LPPM IPB University Gelar ToT Supervisor Data Desa Presisi Sulawesi Barat, Bekasi, dan Yogyakarta Serentak


 Dr. Sofyan Sjaf. Perbesar

Dr. Sofyan Sjaf.

BANDUNG NEWS – LPPM IPB University Gelar ToT Supervisor Data Desa Presisi Sulawesi Barat, Bekasi, dan Yogyakarta Serentak.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University melalui Unit Desa Presisi menggelar Trainer of Trainer (ToT), Senin – Rabu (18-20 Juli 2022) lalu, di Gedung Sekolah Pascasarjana – IPB University.

ToT yang berlangsung selama tiga hari tersebut ditujukan sebagai pembekalan supervisor sosial yang akan bertugas di Provinsi Sulawesi Barat di Kabupaten Mamuju, Majene, Mamasa, Polewali Mandar, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, DPR RI Harap Operasi Yustisi Sampai ke Desa-desa

Selain Provinsi Sulbar, para supervisor hasil pelatihan juga diterjunkan di Daerah Istimewa (DIY) Yogyakarta yang menjalankan DDP untuk kali perdana.

Sementara, di Kabupaten Bekasi, dilakukan DDP di kecamatan lain di luar Kecamatan Muaragembong yang sebelumnya telah terlibat pendataan.

Dr. Sofyan Sjaf : DDP Bukan Anti-Tesis

Wakil Ketua LPPM – IPB University sekaligus founder DDP, Dr. Sofyan Sjaf berkesempatan hadir langsung memberikan arahan. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa DDP bukan anti-tesis terhadap metodologi pendataan penduduk yang berlaku saat ini.

Baca Juga:  TNI: Semua Siswa Secapa AD Sembuh dari Covid-19

“Data Desa Presisi bukan sebagai antitesis, tapi penyempurna atau pelengkap dari metodologi sebelumnya,” tegasnya dalam paparan tentang Filosofi DDP.

Pernyataan tersebut, sambung dia, memiliki basis pertimbangan dan penelaahan yang jelas. Diantaranya, pada tahun 2017, ditemukan fakta bahwa 30% hasil pendataan yang dilakukan Pemerintah tidak sesuai dengan konteks yang sebetulnya terjadi di desa.

Baca Juga:  Cerita Mulai Tahun 1900, Begini Sejarah Kebun Binatang Bandung

“Maka, DDP meluruskan bias yang terjadi berdasarkan kajian dan koreksi yang kami lakukan terhadap data yang dikeluarkan Kementerian Sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS),” demikian tukasnya.***

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dikawal Para Santri, Abu Bakar Ba’asyir Mengikuti Upacara Kemerdekaan RI ke-77

17 Agustus 2022 - 18:18 WIB

Sri Mulyani: Mempertahankan Kemerdekaan RI Tugas Setiap Generasi

17 Agustus 2022 - 18:06 WIB

Update KPU: 40 Parpol Terdaftar untuk Peserta Pemilu 2024

15 Agustus 2022 - 08:28 WIB

Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-77, Kasetpres Usung Konsep Sejarah Bangsa

14 Agustus 2022 - 18:27 WIB

Persatuan Dukun Indonesia Laporkan Pesulap Merah ke Polisi, Ternyata Ini Alasannya

14 Agustus 2022 - 07:40 WIB

Jadi Kampiun Piala AFF U-16, Timnas Indonesia U-16 Diguyur Bonus Rp750 Juta

13 Agustus 2022 - 18:42 WIB

Trending di Nasional