Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Nasional ยท 13 Agu 2020 12:08 WIB

Mantan Bendum Demokrat Nazaruddin Bebas Murni Hari Ini


 Mantan Bendum Demokrat Nazaruddin/Net Perbesar

Mantan Bendum Demokrat Nazaruddin/Net

BANDUNGNEWS.ID- Mantan bendahara umum Partai Demokrat M Nazaruddin resmi bebas murni atas kasus korupsi. Nazaruddin bersyukur atas kebebasannya itu.

“Kalau saya semua bagi saya ini perjalanan yang harus saya lewati, yang pasti saya bersyukur Alhamdulillah. Semua ini ada hikmahnya, ke depan saya lebih fokus bagaimana mengejar akhirat,” ucap Nazaruddin di Bapas Bandung, Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung, Kamis (13/8/2020) dilansir detik.com.

Kedatangan mantan terpidana kasus proyek Hambalang itu ke Bapas Bandung guna melengkapi persyaratan bebas murninya. Sebelum bebas murni, Nazaruddin sendiri menjalani bebas murni selama dua bulan.

Baca Juga:  XL Axiata Salurkan Bantuan Bagi Korban Longsor di Kab. Sumedang

Nazaruddin mengaku usai bebas, dia akan lebih mengejar akhirat. Bahkan, Nazaruddin juga berniat membangun masjid dan pesantren di tempat tinggalnya di Bogor.

“Kalau soal di dunia, biar Allah yang ngatur, karena yang penting saya fokus saja mengejar akhirat, bagaimana bisa bangun masjid, bisa bangun pesantren, kedepannya akan saya lakukan,” kata dia.

Nazaruddin dipidana kurungan selama 13 tahun untuk 2 kasus. Terkait kasus yang menjeratnya, Nazaruddin telah menjadi JC dan mendapat remisi.

Baca Juga:  Valentino Rossi Crash di MotoGP Emilia Romagna

Kasus pertama yang menjerat Nazaruddin yaitu kasus suap wisma atlet di mana Nazaruddin terbukti menerima suap Rp 4,6 miliar dari mantan Manajer Pemasaran PT Duta Graha Indah (DGI) M El Idris. Vonis 4 tahun 10 bulan dan denda Rp 200 juta dibebankan pada Nazaruddin pada 20 April 2012. Namun vonis itu diperberat Mahkamah Agung (MA) menjadi 7 tahun dan denda Rp 300 juta.

Kemudian kasus kedua yaitu berkaitan dengan gratifikasi dan pencucian uang. Dia divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar karena terbukti secara sah dan meyakinkan menerima gratifikasi dan melakukan pencucian uang dari PT DGI dan PT Nindya Karya untuk sejumlah proyek yang jumlahnya mencapai Rp 40,37 miliar.

Baca Juga:  Berbeda Politik bukan berarti Bermusuhan dalam Berbangsa

Nazaruddin pun sudah bebas. Dia menjalani CMB berdasarkan surat keputusan Menteri Hukumndan HAM RI nomor : PAS-738.PK.01.04.06 tahun 2020 tanggal 10 Juni 2020 tentang cuti menjelang bebas atas nama Muhammad Nazaruddin bin Latief (alm). [Red]

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Bantu Rakyat Kecil, GMP Karawang Gelar Bazar Sembako Murah

27 November 2022 - 14:11 WIB

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

GMP Jabar Gelar Program Peduli Kasih, 100 Warga Ikuti Pengobatan Alternatif Gratis

13 November 2022 - 11:24 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Tanaman Hias di CPF 2022

11 November 2022 - 12:28 WIB

Trending di Jabar