Menu

Mode Gelap
 

Kota Bandung ยท 9 Jul 2022 08:36 WIB

Masuki Bulan Juli, Warga Bandung Waspada Serangan ISPA dan Diare


 Masuki Bulan Juli, Warga Bandung Waspada Serangan ISPA dan Diare Perbesar

BANDUNG NEWS – Memasuki musim kemarau basah di bulan Juli, warga Kota Bandung harus waspada dengan beragam penyakit akibat virus yang kerap menyerang. Di antaranya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan diare.

Hal ini disampaikan Subkoordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr. Intan Annisa Fatmawaty pada Jumat, 8 Juli 2022.

“Kalau suhu dingin, virus lebih cepat berkembang biak. Makanya penyakit-penyakit yang dikarenakan virus itu jadi meningkat, seperti ISPA dan diare,” ujar Intan.

Baca Juga:  Asal Usul Nama Jalan Pasteur Bandung

Pada kondisi suhu udara turun, sistem imun manusja juga biasanya menurun. Kemudian, pembuluh darah pun menyempit sebagai untuk mempertahankan suhu di organ-organ tubuh lainnya.

“Ketika pancaroba mulai berubah jadi musim kemarau yang hangat, orang-orang sudah mulai keluar buat jalan-jalan. Dari sana penyebaran penyakit terjadi,” akunya.

Selain itu, infeksi mata merah yang disebabkan virus juga kerap terjadi saat musim pancaroba.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Sediakan Fasilitas Hotel untuk Pasien Covid-19 Gejala ringan

Untuk memproteksi diri dari penyebaran virus di masa pancaroba, Intan mengimbau agar masyarakat menjaga protokol kesehatan, konsumsi makanan bergizi, perbanyak aktivitas fisik, dan istirahat yang cukup.

“Makanan bergizi bisa membuat kekebalan daya tahan tubuh terbentuk. Konsumsi vitamin dan minum air putih minimal 2 liter sehari. Kalau tidak ada keperluan mendesak baiknya tetap diam di rumah saja,” imbaunya.

Langkah preventif lain yang bisa diambil adalah dengan melakukan vaksinasi seperti vaksin influenza.

Baca Juga:  Bedah Peluang Bidang Seni di Tengah Pandemi

Meski memang ia mengakui, jika di Indonesia vaksin tersebut belum menjadi vaksin program.

“Artinya pemerintah tidak menyediakan secara gratis. Tapi, masyarakat bisa akses di rumah sakit dan klinik terdekat,” ucapnya.

Fungsi dari vaksin ini membuat kekebalan tubuh meningkat. Sehingga saat seseorang terinfeksi, kondisinya tidak terlalu parah. Vaksinasi influenza bisa dilakukan sekali setahun.

“Ada imunisasi dasar lengkap juga untuk balita. Salah satunya demi memberikan kekebalan pada sistem imun tubuh anak,” imbuhnya.***

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkot Bandung Pastikan Perbaiki Fasilitas Umum

9 September 2022 - 18:07 WIB

Yana Ajak Warga Kota Bandung Hadapi Dampak Kenaikan Harga BBM

7 September 2022 - 13:37 WIB

Dinsos Kota Bandung Awasi Penyaluran BLT Agar Tepat Sasaran

6 September 2022 - 13:37 WIB

Edukasi Seni Sejak Dini, 50 Anak Pamerkan Karya Seni Lukis

5 September 2022 - 12:03 WIB

Yana Resmi Buka Kompetisi U-13 Piala Persib

4 September 2022 - 17:53 WIB

Yana Minta Seluruh OPD Bantu Pulihkan Ekonomi dan Tuntaskan Pandemi

1 September 2022 - 11:59 WIB

Trending di Kota Bandung