Menu

Mode Gelap
 

Nga-Bandung-An · 18 Jul 2022 18:52 WIB

Mengenal Wayang Golek, Seni Pertunjukkan Khas Jawa Barat


 Seni Wayang Golek. (Foto: Disbudpar Bandung) Perbesar

Seni Wayang Golek. (Foto: Disbudpar Bandung)

BANDUNG NEWS РWayang Golek adalah salah satu karya seni yang sudah ada di tanah Sunda sejak masa kerajaan Pajajaran.

Wayang Golek terbuat dari bahan kayu yang dipahat menyerupi tubuh dan wajah manusia, yang bisa juga disebut dengan boneka kayu.

Dalam bahasa Sunda, boneka kayu lazim disebut dengan ‘Golek’, sehingga disebut Wayang Golek.

Dimanapun pagelaran Wayang Golek berlangsung, tata pentasnya hampir tetap sama yaitu adanya suatu panggung yang cukup luas dengan ukuran sekitar 5x5x1 meter.

Baca Juga:  5 Tempat Ngabuburit Paling Asik di Kota Bandung, Bisa Sekalian Tarawih

Dalang duduk di depan panggung (bagian tengah). Di bagian kiri dalang diletakan kotak, yaitu peti dari kayu tempat penyimpanan seluruh wayang yang akan digunakan.

Sebagian wayang yang akan difungsikan sebagai dekorasi panggung bagian depan, istilah dalam pedalangan disebut dijantur.

Wayang-wayang tersebut disusun mulai dari wayang terkecil sampai wayang terbesar berurutan. Di depan dalang dipasang lagi dua batang pohon pisang. Kedua batang pohon pisang tersebut dinamakan jagat, yaitu tempat berlangsungnya adegan cerita yang dilakonkan.

Baca Juga:  Bentuk 8 Tim, KPU Buka Pendaftaran Calon Parpol Peserta Pemilu 2024

Kesenian wayang merupakan perpaduan dari berbagai unsur seni antara lain seni sastra, seni suara, senin musik (karawitan gending), seni tari, seni rupa dan seni akting.

Seni sastra termasuk unsur yang paling utama dalam pagelaran Wayang Golek. Setiap pagelaran harus ada lakon yang disampaikan.

Lakon tersebut merupakan karya sastra yang di dalamnya mempunyai tema, pesan, falsafah, ajaran moral, kerohanian, keluhungan budi dan penerangan-penerangan yang menunjang pesan pemerintah secara terselubung.

Baca Juga:  Masih Keluhkan Sakit, Beckham Putra Diragukan Masuk Starting Line Up

Dalam pagelaran wayang golek sekarang, lakon yang sering ditampilkan berupa Cerita Carangan. Cerita Carangan merupakan rekayasa para seniman wayang.***

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

3 Rekomendasi Tempat Makan Enak dan Murah di Dipatiukur Kota Bandung

17 Agustus 2022 - 17:46 WIB

77 Tahun Lalu, Tempat ini Jadi Kantor Berita Kemerdekaan RI di Kota Bandung

13 Agustus 2022 - 09:41 WIB

Cerita Mulai Tahun 1900, Begini Sejarah Kebun Binatang Bandung

5 Agustus 2022 - 18:51 WIB

Harga Terjangkau, Ini 3 Toko Oleh-oleh Khas Bandung

31 Juli 2022 - 17:34 WIB

Nikmati Nuansa Hutan di Taman Kota Babakan Siliwangi Bandung

29 Juli 2022 - 09:00 WIB

Bikin Heboh, Penjual Audio Tape Tumpah Ruah di Pasar Cihapit Bandung

25 Juli 2022 - 13:36 WIB

Trending di Nga-Bandung-An