Menko Luhut Pastikan Penuhi Kebutuhan Obat dan Vitamin 80 Ribu Pasien Isoma di Jabar


Luhut Binsar Pandjaitan/Net

BANDUNG NEWS – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan memastikan, pihaknya akan memenuhi kebutuhan obat dan vitamin untuk 80 ribu pasien isolasi mandiri (isoman) di Jawa Barat (Jabar) secara bertahap.

“Saya kira nanti bertahap 80 ribu ini pasti kita penuhi karena itu sudah niat pemerintah,” ujar Luhut, kepada Ridwan Kamil saat Rakor Pembagian Obat dan Beras Gratis dari TNI.

Dia menjelaskan, tiga provinsi di area PPKM Darurat merupakan penerima bantuan obat-obatan terbanyak termasuk di antaranya Jabar.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Sukses Gelar Vaksinasi untuk Anak Usia 12-17 Tahun

“Yang angka-angkanya besar cuma di tiga provinsi,” katanya.

Luhut meminta agar pengadaan dan distribusi obat-obatan untuk pasien isoman dipercepat.

“Saya minta dipercepat pengadaan dan distribusinya, pasien isoman sudah menunggu,” jelasnya.

Syarat untuk mendapatkan bantuan obat dan vitamin gratis ini yaitu untuk paket satu tanpa gejala hanya menunjukkan bukti positif PCR. Paket dua bukti PCR positif dengan keluhan demam dan hilang
penciuman. Sedangkan paket tiga menunjukkan bukti positif PCR disertai keluhan panas dan batuk kering.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Jadikan Sekolah dan Pesantren Sentra Vaksinasi

“Yang penting ada bukti positif COVID-19 dan ada rekomendasi dari Puskesmas atau dokter untuk paket mana yang akan diterima oleh pasien,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayjen TNI Tugas Ratmono mengatakan, termin satu untuk 100.000 paket obat-obatan dan vitamin sudah disalurkan sejak 14 Juli lalu. Bantuan itupun sudah diterima oleh masing-masing Kesdam se-Jawa dan Bali.

Baca Juga:  BOR Jabar Turun, Ridwan Kamil Harap Pasien Covid-19 Makin Terkendali

“Termin dua 80.000 paket pagi tadi sudah sampai ke masing-masing Kesdam dan akan didistribusikan ke masing-masing Kodim di wilayahnya,” katanya.

Menurut Tugas, pihaknya juga sudah mengecek bantuan tersebut sampai ke para isoman yang terdata. “Untuk yang 20.000 paket kemarin sudah mengecek sudah sampai ke para isoman yang terdata,” pungkasnya.

(amt)