Menu

Mode Gelap
 

Kota Bandung · 2 Feb 2021 17:12 WIB

Meski Okupansi Turun, Disparbud Targetkan Sumbang 33 Persen PAD di Sektor Perhotelan


 Kepala Disbudpar Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari (Foto: Humas Kota Bandung) Perbesar

Kepala Disbudpar Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari (Foto: Humas Kota Bandung)

BANDUNG NEWS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mencatat okupansi hotel sejak diberlakukannya PPKM atau PSBB tahap 1 hingga 2 hanya berkisar 10-20 persen.

Kendati demikian, Disparbud Kota Bandung memastikan angka tersebut masih terbilang wajar. Pasalnya, okupansi hotel di akhir tahun 2020 hanya di angka 40 persen.

Kepala Disbudpar Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari menilai, penurunan terjadi karena saat ini masih situasi pandemi Covid-19 dan adanya kebijakan PSBB Proporsional. Sehingga, hal tersebut memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Bandung.

Baca Juga:  Polres Kota Bandung Ungkap Pelaku Pembunuhan Perempuan, Mayat Dibungkus Selimut

“Wajar karena tidak hanya di Kota Bandung saja, PSBB ini kan Jawa-Bali. Mungkin orang bepergian juga berkurang kembali,” tutur Kenny, di Balai Kota Bandung, Selasa (2/1/2021).

Meski saat ini terjadi penurunan, Kenny berharap okupansi hotel di Kota Bandung bisa terus meningkat. Sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak hotel di tahun 2021 bisa mencapai target.

Baca Juga:  Yana Mulyana Pastikan Bangun IGD Khusus Covid-19 di RSKIA

“Targetnya inginnya sama (seperti) sebelum Covid-19, yaitu sekitar 33 persen pajak dari hotel. Kita kemarin (2020) baru dapat informasi, yang biasanya sekitar Rp700 miliar, turun sampai sekitar Rp300 miliar,” tuturnya.

Untuk itu, Kenny mengajak masyarakat baik wisatawan maupun pelaku usaha mentaati aturan pemerintah. Seperti menerapkan protokol kesehatan secara ketat agar Kota Bandung bisa kembali lebih kondusif.

Baca Juga:  Perakit Senpi Ilegal di Bandung Diamankan Polisi

“Makanya kalau ingin segera mengakhiri (pandemi), hayu karena ini kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat. Makanya edukasi, perubahan perilaku harus lebih diintensifkan,” terangnya.

Selain hotel, Disparbud Kota Bandung juga mencatat adanya penurunan pengunjung untuk cafe dan restoran. Hal tersebut disebabkan adanya pengurangan jam operasional dan okupansi pengunjung. 

(Mil)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkot Bandung Raih Peringkat Satu Transaksi Digital se-Jabar

9 Agustus 2022 - 18:11 WIB

Total Vaksinasi Booster di Kota Bandung Capai 764.772 Orang

5 Agustus 2022 - 18:44 WIB

Pemkot Bandung Siapkan Juknis Booster 2 untuk 24.000 Nakes

3 Agustus 2022 - 15:34 WIB

Walkot Bandung Ajak Warga Meriahkan HUT RI ke-77

2 Agustus 2022 - 13:51 WIB

Kota Bandung Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional Ketahanan Pangan

2 Agustus 2022 - 13:43 WIB

Tim Putri Babakan Ciparay Juara Piala Wali Kota Bandung Cup 2022

1 Agustus 2022 - 10:58 WIB

Trending di Kota Bandung