Munas MUI Hasilkan Lima Fatwa, Soal Vaksin Corona Hingga Haji


Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) di Hotel Sultan, Jakarta, 25-27 November 2020. Munas digelar secara luring dan daring.

JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) di Hotel Sultan, Jakarta, 25-27 November 2020. Munas digelar secara luring dan daring.

Peserta luring adalah pengurus MUI Pusat dan perwakilan daerah, sementara peserta daring adalah para pengurus daerah.

Dalam kegiatan Munas itu telah menghasilkan lima fatwa. Hal itu ungkapkan oleh Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh.

Baca Juga:  Pengurus PP Darul Hidayah Mendukung Penuh Pencalonan Listyo Sigit Sebagai Kapolri

“Munas X MUI hasilkan lima fatwa,” kata Asrorun dalam keterangan tertulisnya, Kamis 26 November 2020.

Hasil fatwa dibacakan sendiri oleh Asrorun, selaku juru bicara sidang fatwa, pada sidang pleno sekira pukul 21.00 WIB.

Kelima fatwa itu, yakni:

Baca Juga:  XL Axiata Salurkan Bantuan Bagi Korban Longsor di Kab. Sumedang

1. Fatwa tentang penggunaan Human Diploid Cell untuk bahan produksi obat dan vaksin.

2. Fatwa tentang pendaftaran haji saat usia dini.

3. Fatwa tentang pemakaian masker bagi orang yang sedang Ihram.

4. Fatwa tentang pembayaran setoran awal haji dengan utang dan pembiayaan.

5. Fatwa tentang penundaan pendaftaran haji bagi yang sudah mampu.

Baca Juga:  Wali Kota Positif Covid-19, Ema Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Berjalan

Selain itu, dalam Munas juga membahas sejumlah agenda penting, diantaranya rekomendasi dan pergantian kepengurusan dan puncak pimpinan MUI untuk periode 2020-2025.

Munas X MUI mengangkat tema ‘Meluruskan Arah Bangsa dengan Wasathiyatul Islam, Pancasila, dan UUD NRI 1945, secara Murni, dan Konsekuen.***


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win