Menu

Mode Gelap
 

Kota Bandung · 17 Feb 2021 15:50 WIB

Oded Imbau Ormas Kepemudaan dan Otomotif Kolaborasi Dalam Kebaikan


 Oded Imbau Ormas Kepemudaan dan Otomotif Kolaborasi Dalam Kebaikan
(Foto: Istimewa) Perbesar

Oded Imbau Ormas Kepemudaan dan Otomotif Kolaborasi Dalam Kebaikan (Foto: Istimewa)

BANDUNG NEWS – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyerukan kepada seluruh organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang berbasis kepemudaan untuk tetap produktif berkarya.

Organisasinya harus bisa mengarahkan anggotanya berkreasi dan berkolaborasi bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam menjalankan program pembangunan.

Hal ini Oded ungkapkan saat bertemu dengan Ketua XTC Jawa Barat, Dicky Fauzia Rachman di Balai Kota Bandung, Rabu, (17/2/2021).

Dalam pertemuan tersebut Oded menitipkan agar XTC harus bisa bertransformasi. Tak hanya sebagai wadah krativitas anak muda, tetapi juga mampu turut menghadirkan manfaat besar bagi masyarakat.

“Saya titip pesen jaga kredibilitas pemuda dan marwah pemuda khususnya XTC. Agar di mata masyarakat menilai XTC adalah komunitas anak muda yang siap berkolaborasi dalam kebaikan-kebaikan,” kata Oded.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Berlakukan Buka Tutup Jalan Sehari Tiga Kali

Dalam kesempatan ini, Dicky yang baru saja terpilih sebagai ketua XTC Jawa Barat periode 2021-2026 sekalilgus menghaturkan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Bandung, berkenaan kejadian yang sempat heboh beberapa waktu lalu.

Pria yang akrab disapa Dicky Beje ini mengungangkap, adanya laporan dari masyarakat terhadap sekelompok orang yang terlihat konvoi di jalanan telah ditindaklanjuti. Bahkan dia bersama jajaran pengurus secara sigap langsung memberikan teguran keras kepada anggotanya yang terlibat.

Dicky sedikit mengulas bahwa peristiwa tersebut terjadi di luar monitor pengurus. Sebab, kala itu, para pengurus tengah fokus melakukan musyawarah daerah.

Baca Juga:  Catat! Ini Daftar Ruas Jalan di Kota Bandung yang Ditutup Mulai Hari Ini

Peserta musyawarah juga dibatasi mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19 di Kota Bandung.

“Mungkin kemarin kita sedang ada kegiatan di Grand Pasundan melakukan musyawarah daerah XTC Jawa Barat. Pas acara, ada beberapa anggota yang melakukan euphoria berlebihan,” akunya.

“Kita dari organisasi, alhamdulillah sudah menegur orang-orang tersebut agar tidak melakukan hal serupa di Kota Bandung. Karena akhirnya ada masyarakat yang tidak enak,” bebernya.

Di samping menjadi bahan evaluasi, kejadian tersebut menjadi pemacu bagi Dicky untuk menjalankan programnya bersama XTC Jawa Barat. Yakni membawa perubahan signifikan menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan memberikan dampak positif.

Baca Juga:  Tiga Tahun Kepemimpinan Oded dan Yana, Pakar Tata Negara: Bandung Berjalan Cukup Baik

Dicky tidak memungkiri apabila perubahan XTC menjadi sebuah ormas berbasis kepemudaan belum sepenuhnya diterima oleh seluruh anggota. Mengingat masih minimnya pemahaman terhadap makna keorganisasian dan peran pentingnya di tengah masyarakat.

“Visi saya sebenarnya mempersatukan. Karena sudah banyak yang terpisah. Asalnya kita klub motor dan jadi organisasi ada yang suka dan tidak suka. Saya akan rangkul semuanya yang ada di elemen mengatasnamakan agar komando jelas dari hulu ke hilir bisa terarah,” jelasnya.

(Mil)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dibagi 3 Pasukan, Berikut Daftar 99 Anggota Paskibra Kota Bandung

16 Agustus 2022 - 08:22 WIB

Sambut HUT RI ke-77, Sekda Kota Bandung Kukuhkan 99 Anggota Paskibra

16 Agustus 2022 - 08:12 WIB

Pemkot Bandung Gelar Pameran Produk UMKM di Kuta Bali

15 Agustus 2022 - 08:14 WIB

Peringati Hari Koperasi, Pemkot Bandung Bakal Gelar Pameran Produk UMKM

13 Agustus 2022 - 09:30 WIB

Reformasi Birokrasi, Pemkot Bandung Evaluasi SAKIP

12 Agustus 2022 - 10:22 WIB

Pemkot Bandung Raih Peringkat Satu Transaksi Digital se-Jabar

9 Agustus 2022 - 18:11 WIB

Trending di Kota Bandung