Pasca Operasi, Sastrawan Sunda Ajip Rosidi Meninggal Dunia


BANDUNGNEWS.ID – Kabar duka datang dari seniman sekaligus sastrawan Sunda, Ajip Rosidi yang dikabarkan meninggal dunia. Informasi tersebut beredar melalui pesan WhatsApp group dan media sosial.

Dikutip dari akun sastrawan yang sekaligus budayawan, Butet Kartaredjasa, dia mengunggah foto bersama Ajip Rosidi. Dalam unggahannya Rabu (29/07/2020) malam, Butet mengucapkan salam perpisahan kepada Ajip.

“Selamat jalan Pak Ajip Rosidi. RIP. Terima kasih telah menyebabkan bsaya mencintai seni sastra,” ujarnya.

Pada unggahan kedua, Butet kembali menampilkan foto berdua dengan tautan “DONGENG AJIP’. Mengenang Pak Ajip Rosidi yang malam ini meninggalkan kita, saya share lagi dongeng beliaune yang jebakan Selamat jalan Pak Ajip. Terima kasih telah menyebabkan saya mencintai seni sastra, melalui bacaan buku2 terbitan Pustaka Jaya tahun 1970an.”

Berdasarkan informasi dihimpun Antara, Sastrawan Ajip Rosidi berpulang di usia 82 tahun, Rabu, sekitar pukul 22.30 WIB dalam perawatan pascaoperasi di RSUD Tidar Kota Magelang, Jawa Tengah.

“Betul, saya sedang ‘ke sana ke mari’ (mengurus segala sesuatu- red) ini,” kata salah seorang anak Ajip Rosidi, Nundang Rundagi, yang dihubungi melalui telepon di Magelang, Rabu malam.

Sebelumnya, Ajip menjalani perawatan dan operasi di RSUD Tidar Kota Magelang, karena sakit sejak sekitar seminggu terakhir. Ajip terjatuh di rumah anaknya di Pabelan, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang.

Nandang menyatakan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan nelbih jauh terkait rencana pemakaman. Pasalnya, duitnya masih sibuk mengurus jenazah ayahnya itu.

Dalam keterangan sebelumnya, Nandang menyebut, sang ayah mengalami pendarahan di otak akibat terjatuh, yang membuat Ajip harus dioperasi.

Ajip Rosidi, sastrawan yang berasal dari Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat terkenal sebagai sastrawan berpengaruh di tanah Pasundan. Sejak dulu, Ajip sudah menaruh perhatian besar terhadap perkembangan bahasa dan sastra Sunda.

Ajip sudah menghasilkan ratusan karya dalam bentuk buku maupun publikasi tulisan. Ia meraih gelar doktor kehormatan, honoris causa, bidang ilmu budaya dari Universitas Padjadjaran pada 2011. (red)


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win