Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Jabar · 12 Agu 2020 15:56 WIB

Pasien Covid-19 Masih Meningkat, Peningkatan Rasio Test PCR di Jabar Harus Didukung


 foto: ist Perbesar

foto: ist

BANDUNGNEWS.ID – Kasus Covid-19 di Indonesia sampai saat ini masih sangat memprihatikan dengan masih bertambahnya jumlah pasien positif virus corona.

Dengan alasan tersebut, Anggota DPRD Jawa Barat Ade Ginanjar mendukung segala upaya Pemprov Jabar dalam memerangi covid-19, salah satunya adalah peningkatan rasio Tes PCR atau Polymerase Chain Reaction di Jabar yang saat ini sedang diudulkan Gubernur Ridwan Kamil ke pemerintah pusat.

“Dalam masa pandemi ini, kita harus kompak dan bersama-sama memerangi covid-19 ini dengan tetap mengutamakan kepentingan rakyat,” ungkapnya.

Seperti diketahui kasus terkonfirmasi positif di Jawa Barat bertambah 95 kasus. Sehingga pasien terpapar covid-19 menjadi sebanyak 7.694 orang, 2.979 orang di antaranya merupakan orang berstatus positif aktif.

Baca Juga:  Kolaborasi Jabar dan Gerakan Titik Koma Turunkan Tingkat Depresi Masyarakat

Hal tersebut berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (PIKOBAR) pada Selasa (11/8/2020) sekitar pukul 17.30 WIB.

Sementara untuk korban yang meninggal dunia berjumlah 232 orang.

Kabar baiknya, ada 4.483 orang telah dinyatakan sembuh dari paparan virus yang pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, China ini.

Angka tersebut hasil penambahan kasus sembuh sebanyak 39 orang.

Sehari sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan rasio Tes PCR atau Polymerase Chain Reaction di Jabar.

Baca Juga:  Timnas Panggil Febri Hariyadi untuk Kualifikasi Piala Dunia 2020

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar ini pun mengungkapkan satu-satunya kelemahan Jabar dalam penanganan pandemi adalah pengetesan melalui uji usap atau swab test metode PCR.

Hal itu disampaikan Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, dalam rapat koordinasi Gugus Tugas Jabar bersama rombongan presiden di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Selasa (11/8/2020).

“Kelemahan kami hanya di rasio Tes PCR. Walaupun sudah terbanyak se-Indonesia di luar DKI Jakarta, tapi tetap mengejar rasio 50 juta (penduduk) kami keteteran,” ucap Kang Emil dalam laporannya kepada Presiden.

Baca Juga:  Pesan Ridwan Kamil Ke Peserta Musda KNPI Jabar, Hormati Keputusan Ingat Kekuasaan Hanya Sementara

Untuk itu, Kang Emil menyampaikan dua usulan agar rasio pengetesan PCR di Provinsi Jabar dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia bisa ditingkatkan.

Pertama, seperti yang sudah disampaikan sebelumnya oleh Kang Emil kepada Satuan Tugas COVID-19, yakni membuka opsi kerja sama dengan pihak swasta baik dalam hal Sumber Daya Manusia (SDM) maupun peralatan.

Usulan kedua, yakni memperbanyak pengadaan kit PCR portabel. Kang Emil menjelaskan, inovasi Jabar berbentuk koper PCR yang mudah dibawa ke pelosok tersebut sudah dibagikan di Kabupaten Sumedang.

(bnd)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Tanaman Hias di CPF 2022

11 November 2022 - 12:28 WIB

Atalia Praratya Raih Penghargaan Kategori Promoter Literacy di IKAPI Awards 2022

10 November 2022 - 07:36 WIB

Jabar Data Viz Festival Ajak Warga dan ASN Jadi Agent of Change

8 November 2022 - 08:07 WIB

Trending di Jabar