Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Nasional · 20 Agu 2020 19:52 WIB

PDI Perjuangan Gelar Sekolah Partai untuk Calon Kepala Daerah


 Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto/Net Perbesar

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto/Net

BANDUNGNEWS.ID- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) segera menggelar sekolah partai angkatan I. Sekolah partai diselenggarakan untuk para kader dan nonpartainya yang diusung maju sebagai calon kepala dan wakil kepala daerah di Pilkada 2020.

“Sekolah Partai Angkatan I akan diadakan pada Jumat (21 Agustus 2020) pukul 14.00 WIB. Nantinya acara ini dibuka langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri,” kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Kamis (20/8/2020).

Nantinya, di sekolah partai, akan tersaji materi yang salah satunya mengenai Pancasila sebagai dasar kebijakan. Perilaku, budaya, dan sekaligus nilai kepemimpinan yang membawa kemajuan dalam seluruh aspek kehidupan.

Baca Juga:  DPR RI Tolak Wacana Pemerintah Kenakan Pajak Sembako dan Lembaga Pendidikan

Hasto menuturkan, sekolah partai ini tidak hanya sebagai sarana hadirnya pemimpin daerah yang ideologis. Namun juga memperkuat tradisi intelektual partai.

“Sekolah Calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah menjadi tradisi dan jalan ideologi partai agar lahir pemimpin yang visioner. Dan mengakar pada kehendak rakyat. Sekolah partai ini tidak hanya sebagai sarana hadirnya pemimpin daerah yang ideologis. Namun juga memerkuat tradisi intelektual partai,” jelas Hasto.

Menurut dia, meningkatkan kualitas kepemimpinan para calon, merupakan tanggung jawab partai terhadap rakyat dan terhadap masa depan bangsa.

“Kalau yang lain baru sibuk manuver politik dengan alasan menyelamatkan Indonesia. PDI Perjuangan sudah mengambil langkah nyata. Melalui partai, Indonesia yang lebih maju dan berkeadaban terus diperjuangkan,” ujar Hasto.

Baca Juga:  Persatuan Dukun Indonesia Laporkan Pesulap Merah ke Polisi, Ternyata Ini Alasannya

Sementara itu, Ketua DPP Bidang Kaderisasi dan Ideologi PDIP Djarot Saiful Hidayat menuturkan, lantaran pandemi Covid-19 ini, maka sekilah partai akan dilakukan secara daring dan dibagi dalam 3 gelombang.

Gelombang pertama akan akan diadakan selama 5 (lima) hari yang diikuti oleh 129 calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dengan tetap memperhatikan pembagian waktu Indonesia bagian Timur, Tengah dan Barat.

Djarot menerangkan ada 5 materi pokok yang akan disampaikan. Yakni tentang Ideologi Pancasila dan implementasinya dalam kebijakan pembangunan daerah, penyusunan visi-misi yang merupakan penjabaran ideologi Pancasila dan menjadi bagian dari Visi Nasional.

Baca Juga:  Peringati Hari Lahir Pancasila, Presiden Jokowi: Semoga Bisa Melewati Masa Sulit

Kemudian, tata kelola pemerintahan yang bersih dari KKN dan berpihak pada kesejahteraan rakyat dalam bingkai NKRI yang Bhineka Tunggal Ika. Strategi pemenangan dalam Pilkada dan testimoni best practices kepemimpinan daerah dari kader PDIP.

“Semua calon wajib mengikuti sekolah Partai. Dari jumlah peserta gelombang pertama sebanyak 129 orang, 45 diantaranya adalah petahana. Seluruh materi akan disampaikan secara daring. Meski pelaksanaan dipersingkat akibat pandemi Covid-19, namun penugasan lapangan diperbanyak. Termasuk perhatian terhadap kebudayaan dan berbagai program untuk mengatasi pandemi Covid -19 di daerah masing-masing,” pungkas Djarot. [red]

 

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Keren! Siswi SMP Science Mutiara Insani Purwakarta Berhasil Jadi Juara Nasional Taekwondo

8 November 2022 - 07:38 WIB

Bharada E Minta Ampun ke Keluarga Brigadir J: Saya Akan Bela Abang Yos

26 Oktober 2022 - 08:44 WIB

Respon Keluarga Brigadir J Atas Permintaan Maaf Bharada E: Sudah Ditunggu

19 Oktober 2022 - 10:40 WIB

Kemenkes Hentikan Penjualan Obat Sirup Usai Adanya Kasus Gagal Ginjal

19 Oktober 2022 - 10:27 WIB

Jaksa Bacakan Dakwaan Putri Candrawathi dan Brigadir J

17 Oktober 2022 - 11:11 WIB

Mahfud MD Sebut PSSI, PT LIB, hingga Panpel Tak Mau Tanggung Jawab Kasus Kanjuruhan

12 Oktober 2022 - 13:23 WIB

Trending di Nasional