Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Kota Bandung · 4 Feb 2021 13:40 WIB

Pemkot Bandung Akan Normalisasi Sungai Citepus Untuk Atasi Banjir


 Pemkot Bandung Akan Normalisasi Sungai Citepus Untuk Atasi Banjir. (Foto:Humas Kota Bandung) Perbesar

Pemkot Bandung Akan Normalisasi Sungai Citepus Untuk Atasi Banjir. (Foto:Humas Kota Bandung)

BANDUNG NEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya menangani masalah banjir di Kota Bandung. Salah satunya dengan menormalisasi sungai-sungai. Untuk itu, Pemkot Bandung berkolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum serta Sektor 22 Citarum Harum untuk menormalisasi sungai, salah satunya Sungai Citepus.

Untuk itu juga, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana didampingi Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Didi Ruswandi, Camat Sukajadi, TB. Agus Mulyadi dan Kepala BBWS Citarum, Anang Muchlis meninjau bantaran sungai Citepus di Jalan Sukamulya Kecamatan Sukajadi.

Kawasan tersebut cukup sempit untuk aliran sungai, karena terdapat bangunan yang berada di bantaran itu.

Baca Juga:  Pesan Yana Mulyana untuk Dewan Pengawas BPR: Jangan Khianati Amanah

Beberapa bangunan sudah diterbitkan dan rata dengan tanah, tinggal melaksanakan normalisasi sebagai tindak lanjut.

“Kita meninjau di wilayah Sukamulya, karena membongkar beberapa bangunan yang ada di badan sungai. Alhamdulilah berjalan baik,” tuturnya di sela-sela peninjauan, Kamis (4/2/2021).

Setelah meninjau di kawasan Sukamulya, Yana melanjutkan peninjauan ke kawasan Karasak Kecamatan Astana Anyar.

Kawasan tersebut masih dilalui Sungai Citepus. Turut mendampingi Camat Astana Anyar, Syukur Sabar dan Dansektor 22 Citarum Harum, Kolonel Inf Eppy Gustiawan.

Tepat di belakang Rumah Makan Ampera Soekarno-Hatta, terdapat pengikisan tanah yang nantinya bisa menimbulkan runtuhnya bangunan.

Baca Juga:  Bank Dunia Sebut Corona Bikin 100 Juta Orang Jatuh Miskin

Atas hal tersebut, Pemkot Bandung beserta jajaran kewilayahan berupaya menertibkan dan mengevakuasi.

“Di sini coba cari jalan akses masuk dulu dan melakukan normalisasi sungai Citepus ini,”katanya.

Ia berharap, normalisasi sungai mampu memberikan aliran yang lancar dan tidak lagi terjadi banjir.

“Mudah-mudahan kita sama-sama normalisasi sepadan sungai,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BBWS Citarum, Anang Muchlis menyampaikan, banjir yang terjadi di Kota Bandung selain drainase, terdapat beberapa sungai yang mengalami penyempitan.

“Banjir yang terjadi di Bandung itu selain drainase ada beberapa sungai mengalami penyempitan. Itu sempit dan pendangkalan, harus dilakukan normalisasi,” jelasnya.

Menurutnya, penertiban bangunan bisa melancarkan aliran sungai. Ia pun akan menindaklanjutinya.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Cek Fasilitas Rujukan Covid-19 di Bandung dan Depok

“Rencananya ada beberapa bangunan di pinggir sungai akan ditertibkan. Segera tindak lanjuti sehingga bisa mengurangi banjir yang ada di Citepus,” tutur Anang.

Sedangkan di kawasan Karasak, karena lokasi tersebut kecil dan sulit untuk memasukan alat berat sampai material, ia akan mencari jalan keluarnya. Sehingga normalisasi di tahun ini bisa berjalan.

“Di sini juga memang menuju akses tadi tidak ada. Untuk perbaikan, kesulitan untuk masuknya alat maupun matrial. Nanti tindak lanjuti,” ujarnya.

“Akan kami upayakan tahun ini dan tahun depan bisa lakukan penanganannya,” imbuh Anang.

(Mil)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Bantu Rakyat Kecil, GMP Karawang Gelar Bazar Sembako Murah

27 November 2022 - 14:11 WIB

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

GMP Jabar Gelar Program Peduli Kasih, 100 Warga Ikuti Pengobatan Alternatif Gratis

13 November 2022 - 11:24 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Tanaman Hias di CPF 2022

11 November 2022 - 12:28 WIB

Trending di Jabar