Pemkot Bandung Kuatkan Sinergitas Dengan BNN


BANDUNG. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus menguatkan sinergisitas dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung. Hal itu merupakan upaya Pemkot Bandung mencegah penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di Kota Bandung.

“Harapan tentunya ada peningkatan kerja sama antara BNN dengan Pemerintah Kota Bandung, untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba di Kota Bandung,” ujar Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat menerima Kepala BNN Provinsi Jawa Barat dan Kepala BNN Kota Bandung di Balai Kota Bandung, Jumat (16/10/2020).

Baca Juga:  Antisipasi Banjir Pemkot Bandung Lakukan Pemeliharaan 48 DAS

Menurutnya, penguatan ini untuk mewujudkan Kota Bandung Bersih Narkoba (Bersinar). Sehingga perangkat di kewilayahan dapat menangani ikut mengatasi permasalahan tersebut.

“Kewilayahan (Kecamatan) itu memang harus diperkuat untuk bisa menangani pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Bahkan bisa membentuk kelurahan-kelurahan Bersinar,” katanya.

Yana mengatakan, sinergisitas ini akan membantu Pemkot Bandung dalam menyampaikan edukasi dan pelatihan kepada tenaga kesehatan dan relawan sehingga bisa menyosialisasikannya kembali di masyarakat.

Tak hanya itu, Yana pun mendorong agar dapat dibentuknya regulasi teknis supaya dapat mempermudah pihak pemangku kepentingan terkait dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga:  Pemkot Bandung dan UPI Kembangkan Mesin Pengelolahan Sampah Ramah Lingkungan

“Regulasi teknisnya kita coba dorong dan siapkan supaya dapat memperkuat. Karena dengan regulasi dapat memperkuatkan teman-teman di kewilayahan untuk bertindak,” jelasnya.

Sementara itu Kepala BNN Provinsi Jawa Barat, Sufyan Syarif, pencegahan rehabilitasi dan pemberantasan diharapkan bisa menjadi kearifan lokal bagi Kota Bandung.

“Harapannya adalah ini akan menjadi suatu bentuk kearifan lokal. Rumah-rumah itu mandiri terhadap penyalahgunaan dan penyebaran narkoba,” kata Sufyan.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Raih Hasil BB, Evaluasi SAKIP dan RB Tahun 2020

Menurutnya, program ini berkaitan dengan regulasi Gubernur Jawa Barat mengenai penanganan narkoba di Jawa Barat khususnya Kota Bandung. Sehingga pihaknya mendorong agar regulasi itu mengakomodir hingga RT dan RW.

“Melakukan pemetaan penyalahgunaan narkoba di tiap-tiap Desa atau Kelurahan. Kerja sama dengan puskesmas dan memberikan edukasi pelatihan untuk penananganan awal. Apabila tidak bisa mengatasi, maka dapt dilimpahkan ke BNN,” pungkasnya.

(Mil).