Pemkot Bandung Lakukan Pembatasan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru


Satgas Covid-19 Kota Bandung berencana akan melukan sejumlah pengetatan menjelang libur Hari Natal dan Tahun Baru.

BANDUNG NEWS –  Satgas Covid-19 Kota Bandung berencana akan melukan sejumlah pengetatan menjelang libur Hari Natal dan Tahun Baru.

Rencana tersebut dilakukan sesuai dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 sesuai dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun 2021.

Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial menuturkan, dari hasil rapat terbatas bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyepakati sejumlah pembatasan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Baca Juga: Harga Minyak Goreng Naik Drastis, Disdagin Kota Bandung Tinjau Pasar Murah

Oded menegaskan, sesuai Inmendagri, khusus di malam pergantian tahun nanti dilarang membuat acara perayaan baik di cafe, restoran, tempat hiburan, hotel, ataupun tempat lainnya.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Serahkan 1.200 Sertifikat Gratis ke Warga

Termasuk merancang sejumlah penyekatan jalan dan pemberlakukan ganjil genap. Utamanya saat malam pergantian tahun bakal dilakukan penutupan sejumlah jalan di Ring 1 mulai pukul 18.00-05.00 WIB.

“Buka tutup jalan secara teknis silahkan di lapangan untuk berkoordinasi jajaran kepolisian bersama Dishub. Nanti kita tempatkan bantuan dari Satpol PP dan mungkin akan dibantu aparat dari TNI juga,” ucap Oded di Balai Kota Bandung, Jumat, 3 Desember 2021.

Baca Juga: Sinopsis Gopi Sabtu 4 Desember 2021: Jigar Tak Sengaja Memeluk Paridhi, Kokila Melihatnya

Sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 yang kini sudah bermutasi memunculkan varian baru, lanjut Oded, penyesuaian juga akan dilakukan untuk cafe, restoran, tempat hiburan dan tempat wisata.

Baca Juga:  Ini yang Dilakukan Yana Mulyana untuk Wujudkan Kota Bandung Agamis

“Di PPKM Level 3 nant kita batasi kapasitas dan juga jam operasionalnya. Nanti teknisnya diperjelas dalam Perwal. yang pasti isinya mengikuti sesuai isi dari Inmendagri,” ujarnya.

Oded mengungkapkan, bahkan penyesuaian juga berlaku untuk perayaan Hari Raya Natal 2021. Hal ini disesuaikan dengan panduan dari Surat Edaran Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2021.

Baca Juga: Dari Wanayasa Menuju Purwakarta

Merunut surat edaran tersebut, perayaan natal diimbau dilaksanakan secara sederhana bersama keluarga ataupun jika memungkinkan dilakukan di ruang terbuka.

Jika tetap dilaksanakan di gereja, maka sebaiknya berlangsung secara hybrid dengan melibatkan jemaah 50 persen dari kapasitas gereja atau setidaknya hanya dihadiri 50 orang.

Baca Juga:  PTM 100 Persen Kota Bandung Berjalan Lancar

“Walaupun sudah ada edaran dari Kemenag, tapi perlu memang secara teknis koordinasi dengan pemuka agama. Apabila memungkinkan sebelum natal akan mengundang para pemuka agama nasrani,” jelasnya.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Asmara Sabtu 4 Desember 2021: Leo Duduklah Bersama Pasangan, Virgo Rencana Istimewa

Khusus di libur Nataru ini, Oded menyatakan, pengawasan pelaksanaan PPKM Level 3 nanti akan semakin ketat. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, TNI, beserta Polri akan semakin waspada mengantisipasti meningkatnya mobilitas warga yang dikhawatirkan menjadi transmisi penyebaran Covid-19.

“Pengawasan kita punya SOP yang tergabung di gugus tugas itu. Nanti dipastikan itu tetap berjalan. Kita tidak ingin lengah,” katanya.***