Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Kota Bandung · 26 Feb 2021 14:15 WIB

Pemkot Bandung Mulai  Lakukan Vaksinasi Tahap II Bagi Lansia


 Vaksinasi lansia. (Foto: Humas Kota Bandung) Perbesar

Vaksinasi lansia. (Foto: Humas Kota Bandung)

BANDUNG NEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai melakukan vaksinasi tahap II untuk lansia. Dari sekitar 300 ribu lansia di Kota Bandung, baru sekitar 120 ribu orang yang terjadwal untuk divaksin.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr. Rosye Arosdiani mengungkapkan, pada kesempatan pertama, belum semua lansia mendapatkan jadwal vaksinasi.

“Untuk yang bulan pertama ini kita diberikan 120 ribu lansia. Lansia yang hari ini melakukan vaksinasi merupakan lansia yang ter-screening faktor risiko kesehatannya,” ujar Rosye saat meninjau vaksinasi tahap II untuk lansia di Rumah Sakit Al-Islam Kota Bandung, Jumat (26/2/2021).

Rosye mengatakan, lansia yang sudah mendaftar namun belum mendapatkan jadwal, akan dipanggil selanjutnya. Semua tergantung dari ketersediaan vaksin yang diberikan oleh pusat.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Terapkan WFH, yang Kerja di Kantor hanya 50 Persen

Rencananya vaksinasi tahap II untuk lansia dan pelayanan publik akan berlangsung hingga pekan kedua Juni 2021. Sampai saat ini terdapat 300 orang lansia yang telah terdaftar di RS Al-Islam.

“Datanya baru kita terima kemarin dan baru kita sampaikan ke Al-Islam. Data yang kami terima saat ini, yang terdaftar di link itu memang belum sepenuhnya. Karena memang baru awal,” jelas Rosye.

Tidak hanya Rumah Sakit Al-Islam, beberapa fasilitas kesehatan yang dinyatakan siap juga mulai melaksanakan vaksinasi tahap II. Tercatat hingga kini terdapat 185 pos vaksinasi yang ada di Kota Bandung.

Baca Juga:  Tambah Fasilitas BPJS Kesehatan, RS Edelweiss Jangkau Masyarakat Luas

Khusus kelompok lansia, fasilitas kesehatan melakukan persiapan lebih karena disesuaikan dengan kondisi fisik lansia. Salah satunya adalah memastikan fasilitas kesehatan aman untuk kegawatdarutan.

“Sebab, ada beberapa karakteristik lansia yang tidak bisa dilakukan vaksinasi. Kita harus pastikan mereka mendapat vaksinasi secara aman,” ujarnya.

Selain kelompok lansia, masih ada tenaga kesehatan yang harus divaksin. Rosye menyebutkan, terdapat kurang lebih 8.000 tenaga kesehatan yang belum selesai mendapatkan vaksin.

“Ada SDM kesehatan yang belum selesai divaksin, karena adanya perluasan. Dulu SDM kesehatan hanya sampai umur 59 tahun, ternyata lansia juga bisa. Para dokter senior dan professor ini sudah lebih dari 60 tahun. Dan mereka masih aktif memberi pelayanan,” tutur Rosye.

Baca Juga:  Dishub Kota Bandung Gelar Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Al-Islam, Muhammad Iqbal mengatakan persiapan untuk vaksinasi tahap II tidak berbeda jauh dengan pelaksanaan vaksinasi tahap I.

Sebelumnya Rumah Sakit Al-Islam juga sudah melaksanakan vaksinasi tahap I untuk tenaga kesehatan.

“Walaupun cukup mendadak kita sudah menyiapkan. Sebelumnya di sini sudah berjalan vaksinasi tahap I. Dengan kapasitas 60 penerima vaksin dalam satu hari,” ujarnya.

Perbedaan vaksinasi lansia dengan vaksinasi kelompok lainnya adalah verifikasi data dan screening kesehatan yang membutuhkan waktu lebih lama.

“Maka kita tinggal menyesuaikan beberapa screening-nya yang agak berbeda. Secara umum karena sudah menjalankan vaksinasi sebelumnya. Sejak awal jadi kita sudah siap,” ujar Iqbal.

(Mil)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Bantu Rakyat Kecil, GMP Karawang Gelar Bazar Sembako Murah

27 November 2022 - 14:11 WIB

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

GMP Jabar Gelar Program Peduli Kasih, 100 Warga Ikuti Pengobatan Alternatif Gratis

13 November 2022 - 11:24 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Tanaman Hias di CPF 2022

11 November 2022 - 12:28 WIB

Trending di Jabar