Menu

Mode Gelap
 

Jabar · 4 Apr 2022 05:58 WIB

Pengosongan Panti Sosial Anak Asuh Ditunda, DPRD Jabar Beri Dukungan


 Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Achmad Ru’yat. Perbesar

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Achmad Ru’yat.

BANDUNG NEWS – Rencana Pengadilan Negeri Kota Bandung, Jawa Barat, untuk melakukan eksekusi berupa pengosongan Panti Sosial Anak Asuh (PSAA) Kuncup Harapan milik Muhammadiyah di Jalan Mataram Nomor 1, Bandung, Jawa Barat, mendapatkan reaksi dari Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Achmad Ru’yat.

Achmad Ru’yat meminta, Pengadilan Negeri Bandung, selaku eksekutor menunda pengosoan panti asuhan milik Muhammadiyah itu.

“Saya sebagai pimpinan DPRD di Provinsi Jawa Barat memohon Pengadilan Negeri Bandung, menunda pengosongan panti,”pinta Ru’yat, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (31/03).

Baca Juga:  Ridwan Kamil Minta Wisatawan Disiplin Protokol Kesehatan

Ru’yat menyebut, dalam kasus sengketa kepemilikan Panti Sosial Anak Asuh (PSAA) Kuncup Harapan milik Muhammadiyah, negara seharusnya hadir untuk memberikan perlindungan demi terciptanya rasa nyaman di tengah masyarakat.

“Nasib anak-anak panti juga harus diperhatikan. Ini yang seharusnya dijadikan pertimbangan, makanya saya mendukung Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bandung Hasan Arief meminta Pengadilan Negeri (PN) Bandung untuk menunda pengosongan,”tegasnya.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Minta Bank Bjb Ciptakan 'Fintech' di Masa Depan

Sebelumnya, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bandung Hasan Arief meminta Pengadilan Negeri (PN) Bandung untuk menunda pengosongan Panti Sosial Anak Asuh (PSAA) Kuncup Harapan milik Muhammadiyah di Jalan Mataram Nomor 1, Bandung, Jawa Barat (Jabar). Menurut Hasan, tidak perlu ada eksekusi lahan dan bangunan aset Muhammadiyah.

“Harapannya tidak terjadi eksekusi karena masalah ini harus mempertimbangkan aspek kemanusiaan. Walaupun ada hukum tertulis, tetapi ada anak-anak panti asuhan. Bahkan anak asuh akan kesulitan menjalani aktivitas dan menjalani pendidikan apabila eksekusi panti asuhan terlaksana,”ujar Hasan, Selasa (29/03/2022).

Baca Juga:  Pemprov Jabar Terima Bantuan Oksigen dan Sembako

Sementara itu, aksi protes menolak eksekusi digaung warga net diaplikasi twitter dimana akun @bukupembaharu menulis seruan agar menolak penggusuran panti asuhan Muhammadiyah di Kuncup Kota Bandung pada, Jum’at (01/04/2022).

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan, Ade Kaca Sebut PKK Ujung Tombak Keutuhan NKRI

24 September 2022 - 16:00 WIB

DPRD Jabar Minta Rencana Peralihan Kompor Gas ke Listrik Jangan Sebatas Pencitraan

23 September 2022 - 16:42 WIB

Ketua DPRD Jabar Minta Penyaluran BLT BBM Terus Diawasi

23 September 2022 - 15:50 WIB

DPRD Jabar Berharap Pengembangan Desa Wisata Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi

23 September 2022 - 15:26 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, DPRD Jabar Berharap Pelajar Kenal dengan Calon Pemimpin 2024

23 September 2022 - 15:02 WIB

Garap Perda Wisata, DPRD Jabar Gelar Studi Komparasi dengan Pengelola Ancol

23 September 2022 - 14:33 WIB

Trending di Jabar