Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Nasional ยท 17 Agu 2020 10:54 WIB

Pentagon Bentuk Satgas untuk Selidiki UFO


 Markas pentagon/Net Perbesar

Markas pentagon/Net

BANDUNGNEWS.ID- Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon telah membentuk badan baru untuk menyelidiki apa yang disebutnya “fenomena udara tak teridentifikasi” (UAP) untuk memantau penampakan yang dilaporkan dari apa yang kebanyakan orang sebut sebagai UFO.

Langkah tersebut kemungkinan akan memicu minat yang luas pada pemburu alien di seluruh dunia untuk mencari tanda-tanda bahwa umat manusia tidak sendirian di alam semesta, meskipun pengumuman Pentagon tentang kelompok baru tersebut memungkiri niatnya sebagai pengamat langit untuk hal-hal berbau ‘alien’.

Baca Juga:  Jokowi: Pantau Parameter Penanganan Pandemi Secara Berkala

Satuan Tugas Fenomena Udara Tak Teridentifikasi (UAPTF) dibentuk oleh Wakil Menteri Pertahanan, David Norquist, pada 4 Agustus 2020, memperkuat upaya yang sudah ada sejak 2018 yang berada di bawah lingkup Dinas Intelijen Angkatan Laut.

“Departemen Pertahanan mendirikan UAPTF untuk meningkatkan pemahamannya tentang, dan mendapatkan wawasan tentang, sifat dan asal-usul UAP. Misi gugus tugas ini adalah untuk mendeteksi, menganalisis dan membuat katalog UAP yang berpotensi menjadi ancaman bagi keamanan nasional AS,” kata Pentagon dalam sebuah pernyataan, dikutip dari the Guardian, Minggu (16/8/2020).

Baca Juga:  Komisi I : Aset Pemprov Berpotensi Tingkatkan PAD Jabar

Langkah tersebut hanyalah yang terbaru dari Pentagon dalam hal UFO.

Senat AS (DPD) baru-baru ini meminta direktur intelijen nasional dan menteri pertahanan, yang bekerja dengan badan-badan intelijen dan penegak hukum lainnya, untuk menyiapkan laporan publik tentang temuan-temuan pemerintah terkait masalah UAP.

Pada April 2020, AS juga merilis tiga video yang tidak diklasifikasikan yang menunjukkan pilot angkatan laut AS menemukan apa yang disebut publik sebagai UFO. Pentagon mengatakan mereka merilis rekaman itu untuk menjernihkan kesalahpahaman publik tentang apakah rekaman yang telah beredar itu nyata atau tidak atau tidak. [red]

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Bantu Rakyat Kecil, GMP Karawang Gelar Bazar Sembako Murah

27 November 2022 - 14:11 WIB

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

GMP Jabar Gelar Program Peduli Kasih, 100 Warga Ikuti Pengobatan Alternatif Gratis

13 November 2022 - 11:24 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Tanaman Hias di CPF 2022

11 November 2022 - 12:28 WIB

Trending di Jabar