Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Kesehatan ยท 30 Jan 2021 18:00 WIB

Penyintas dan Penerima Vaksin Harus Tetap Disiplin Prokes


 Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat menjadi pembicara dalam dialog secara virtual bertajuk Perbesar

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat menjadi pembicara dalam dialog secara virtual bertajuk "Penyintas & Kita, Kisah Inspirasi dan Hikmah Covid-19 Bagi Sesama", Sabtu (30/1/2021). (Foto: Humas Kota Bandung)

BANDUNG NEWS – Perilaku hidup baru dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) melalui pola 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak) tetap harus dijalankan di masa pandemi Covid-19, meski telah menjalani vaksinasi. Hal tersebut juga berlaku bagi penyintas dan penerima vaksin.

Pasalnya, seseorang yang telah disuntik vaksin tetap rentan terpapar virus corona. Terlebih, virus yang bermula dari Kota Wuhan China, saat ini telah mengalami mutasi.

Baca Juga:  Terkait Mural di Kota Bandung, Oded: Tak Masalah Asal Beretika

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat menjadi pembicara dalam dialog secara virtual bertajuk “Penyintas & Kita, Kisah Inspirasi dan Hikmah Covid-19 Bagi Sesama”, Sabtu (30/1/2021).

“Kalau ternyata badan kita dan antibodi itu lemah, si virus yang menang lagi, kita terpapar lagi. Baik yang sudah di vaksin maupun yang penyintas,” ujar Kang Yana.

Baca Juga:  Yana Dorong Percepatan Fungsi Co-Working Space Di Kecamatan

Yana mengungkapkan, para penyintas Covid-19 dan penerima vaksin telah memiliki antibodi sehingga dapat mengenali virus yang masuk ke dalam tubuh.

Kendati demikian, Yana mengingatkan, para penyintas Covid-19 maupun penerima vaksin harus tetap menerapkan Prokes selama masa pandemi yang belum diketahui kapan berakhir.

“Jangan sampai orang yang sudah divaksin merasa kebal. Tidak, dia harus menunggu selama tiga bulan, badannya membentuk antibodi,” tuturnya.

Baca Juga:  Wali Kota Bandung Siap Jalankan Intruksi Presiden Jokowi

“Sekali lagi, tetap jaga kondisi, selama kondisi baik antibodi bisa menang melawan virus,” imbuhnya.

Karena untuk membentuk antibodi dibutuhkan waktu sekitar 3 bulan, sehingga seseorang yang sudah dilakukan vaksinasi tetap harus mengedepankan Prokes.

“Apalagi kalau di luar harus sering cuci tangan. Karena tanpa sadar, tangan kita sering menyentuh area muka dan virus berpeluang masuk lewat mata atau hidung,” jelas Yana.

(Mil)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Bantu Rakyat Kecil, GMP Karawang Gelar Bazar Sembako Murah

27 November 2022 - 14:11 WIB

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

GMP Jabar Gelar Program Peduli Kasih, 100 Warga Ikuti Pengobatan Alternatif Gratis

13 November 2022 - 11:24 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Tanaman Hias di CPF 2022

11 November 2022 - 12:28 WIB

Trending di Jabar