Menu

Mode Gelap
 

Nasional · 14 Agu 2022 07:40 WIB

Persatuan Dukun Indonesia Laporkan Pesulap Merah ke Polisi, Ternyata Ini Alasannya


 Persatuan Dukun Indonesia Laporkan Pesulap Merah ke Polisi, Ternyata Ini Alasannya Perbesar

BANDUNG NEWS – Persatuan Dukun Indonesia melaporkan Pasulap Merah ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Polisi mengungkapkan alasan mereka melaporkan pria yang dikenal sebagai Pesulap Merah.

Plt Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Yandri mengatakan, laporan tersebut berdasarkan atas dugaan merasa terganggu dan tersudutkan.

“Berdasarkan laporan dari mereka, mereka merasa tersudutkan, merasa terganggu,” terangnya, seperti dikutip dari laman PMJ News pada Minggu, 14 Agustus 2022.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi: Golkar Solid Usung Airlangga Kandidat Presiden 2024

Yandri melanjutkan, dalam laporan tertanggal hari Rabu (10/8/2022), pelapor dalam laporan tersebut bernama Agustiar.

“Ada satu yang mengatasnamakan dia sebagai yang mewakili Persatuan Dukun Indonesia melaporkan terkait postingan di media sosial di YouTube, di Instagram, yang menyudutkan dukun-dukun,” paparnya.

Dilanjutkannya, pelapor dalam laporannya mengaku konten dari Pesulap Merah di media sosial yang membahas dukun dianggap sebagai penghinaan lantaran menyebut dukun sebagai penipu.

Baca Juga:  Jumat Berkah, Brimob Aceh Bantu Pembangunan Mesjid Al 'Atiq

“Ini berdasarkan laporan mereka ya bahwa dalam postingan terlapor disebut dukun-dukun tukang tipu. Dasar itu mereka membuat laporan polisi. (Pesulap Merah) dilaporkan UU ITE,” ungkapnya

Karena itu, pelapor melaporkan hal tersebut karena mengaku kehilangan pelanggan karena konten dari Pesulap Merah.

“Dalam beberapa hari ini mereka customernya berkurang karena konten-konten tersebut. Itu keterangan dari pelapor,” beber Yandri

Baca Juga:  Sri Mulyani: Mempertahankan Kemerdekaan RI Tugas Setiap Generasi

Polisi saat ini masih mempelajari sejumlah bukti yang diberikan kepada penyidik terkait laporan tersebut.

“Sementara kita lakukan lidik (penyelidikan) dulu ya. ITE ini kan perlu ada pendalaman yang berbeda. Kita akan pemeriksaan saksi-saksi dan ahli-ahli,” tandasnya.***

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Presiden Jokowi Sebut BSU Sudah Tersalurkan ke 7 Juta Pekerja

28 September 2022 - 09:43 WIB

Jokowi Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Ratu Elizabeth II

9 September 2022 - 20:37 WIB

Menhub Tampung Keluhan Kenaikan Tarif Ojek Online

9 September 2022 - 20:31 WIB

Jokowi Lantik Azwar Anas Jadi Menpan-RB

7 September 2022 - 15:47 WIB

Kawal Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM, 3.000 Polisi Diturunkan

6 September 2022 - 13:51 WIB

Pertamina Pastikan Stok BBM Bersubsidi Masih Aman

4 September 2022 - 12:01 WIB

Trending di Nasional