Menu

Mode Gelap
 

Jabar · 4 Feb 2021 04:03 WIB

Phinera Wijaya: Vaksinasi Penting untuk Hentikan Penyebaran COVID-19


 Anggota DPRD Jawa Barat H Phinera Wijaya SE Perbesar

Anggota DPRD Jawa Barat H Phinera Wijaya SE

 

BANDUNG NEWS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat H Phinera Wijaya SE mengatakan vaksinasi COVID-19 yang dilaksanakan di Jawa Barat sangat berguna untuk memutus penyebaran COVID-19.

“Vaksinasi penting, tujuannya untuk menghentikan penyebaran COVID-19,” ujar Phinera dalam kunjungan kerja di Sukabumi.

Menurut Phinera masyarakat tidak perlu takut divaksinasi sebab vaksin COVID-19 sudah diuji di BPOM dan dinyatakan aman.

Baca Juga:  RS Wisma Atlet Rawat 1.623 Pasien Covid-19

“Tidak perlu takut, vaksin sudah diuji di BPOM dan dinyatakan aman,” ujar Phinera.

Selanjutnya Phinera mengungkapkan walaupun vaksinasi sudah dimulai kita tidak boleh kendor dalam mematuhi protokol kesehatan atau prokes.

“Paling utama saya ingatkan mari kita tetap jaga dan patuhi protokol kesehatan walaupun vaksin sudah dan vaksinasi sudah dimulai, prokes jangan sampai kendor,” ujar Phinera.

Baca Juga:  Maksimalkan PTM Pemerintah Fokus Berikan Vaksin ke Tenaga Pendidik

Phinera Wijaya mengatakan protokol kesehatan yaitu tetap memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun dan juga menjaga kebersihan dan pola hidup sehat.

“Kita tidak boleh lengah. Mari sama-sama memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” imbuh Anggota DPRD Jabar dari Fraksi Partai Golkar ini.

Diketahui seluruh Kabupaten Kota di Jawa Barat sudah memulai vaksinasi COVID-19.

Tercatat hingga Rabu 3 Februari 2021 sebanyak 80 ribu tenaga kesehatan (nakes) di Jawa Barat (Jabar) telah mendapatkan vaksinasi COVID-19, baik dosis pertama atau dosis kedua. Pada tahap pertama vaksinasi ini, Jabar menyasar 150 ribuan nakes.

Baca Juga:  Yunandar Eka Perwira: Progres Pembangunan Tol Cisumdawu Jauh dari Harapan

Rencananya 33,5 juta warga Jawa Barat akan menjalani imunisasi sebanyak dua dosis, maka jumlah vaksin COVID-19 Sinovac yang diperlukan 67 juta dosis. [jar]

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DPRD Jabar Apresiasi Surat Edaran Siaran Keagamaan KPID Jabar

18 Agustus 2022 - 18:39 WIB

Genap Berusia 6 Tahun, MEDIAJABAR.COM Gabungkan Jurnalistik dengan Sistem Teknologi Digital

18 Agustus 2022 - 11:07 WIB

Dihadiri Bupati Anne, DPRD Purwakarta Gelar Rapat Paripurna Terkait 2 Raperda

17 Agustus 2022 - 18:49 WIB

Wagub Jabar Dukung Program 5.000 Wirausaha Baru dan 1.000 Perempuan Pengusaha di Kota Depok

16 Agustus 2022 - 11:00 WIB

Ridwan Kamil Hadiahi 72 Pengantin Baru Honeymoon di Hotel Berbintang

16 Agustus 2022 - 10:30 WIB

Revitalisasi Situ Ciburuy, Ridwan Kamil: Sekarang Sudah Terlihat Bersih

14 Agustus 2022 - 08:00 WIB

Trending di Jabar