Menu

Mode Gelap
 

Jabar · 28 Jun 2022 04:54 WIB

Rakerda IpeKB, Wagub Jabar Ingatkan Penyuluh KB, Penanganan  Stunting Tetap Skala Prioritas


 Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum Perbesar

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum

BANDUNG NEWS- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum membuka secara resmi Rapat Kerja Daerah Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Provinsi Jawa Barat, di Kabupaten Pangandaran, Senin (27/6/2022).

Adapun tema rakerda ini “Penyuluh Keluarga Berencana Jabar Siap  Cegah Stunting agar Keluarga Bebas Stunting”.

Dalam sambutannya, Pak Uu -sapaan karib Uu Ruzhanul Ulum- menuturkan, kualitas sumber daya manusia sangat berpengaruhi terhadap kemajuan pembangunan sebuah bangsa atau daerah.

“Terlebih kesehatan merupakan dasar dalam pembangunan. Saya sering menyampaikan sehebat apapun program pemerintah kalau masyarakatnya tidak sehat dan kuat, maka pembangunan tidak akan berjalan baik,” kata Pak Uu.

Baca Juga:  DPRD Jabar Soroti Kurangnya ASN dan Infrastruktur

Jawa Barat saat ini memiliki jumlah penduduk hampir 50 juta jiwa, hal ini juga menjadi fokus Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat agar masyarakatnya sehat dan berkualitas.

Oleh karena itu, Pak Uu berharap tugas IPeKB fokus dalam penanganan stunting di Jawa Barat.

“Ketika masyarakat banyak didukung dengan badan sehat, sehingga akal dan jiwa juga sehat, itu adalah modal pembangunan di wilayah Jawa Barat,” ungkapnya.

Menurut Pak Uu, IPeKB berperan penting membantu pemerintah dalam Program Keluarga Berencana guna meningkatkan derajat kesehatan.

Baca Juga:  Dipicu Arus Pendek Listrik, Ruang Arsip DPRD Jabar Terbakar

Diharapkan pada pelaksanaan rakerda ini, program kerja yang dirumuskan dapat linier dengan program Pemda Provinsi Jabar.

“Kami ingin bersama-sama dengan para penyuluh (KB) untuk meningkatkan kesehatan. Program yang dibahas hari ini diharapkan dapat linier dengan program Pemda Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

“Kemudian masalah stunting juga jangan diabaikan. Hal ini harus menjadi skala prioritas,” pungkas Pak Uu.

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jabar Wahidin menjelaskan, IPeKB merupakan organisasi profesi yang sejajar dengan profesi lainnya seperti guru dan dokter.

Baca Juga:  Pariwisata Jabar Siap Bangkit, Akan Hadir Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

Di Jabar, IPeKB yang menjadi ASN sebanyak 1.035 orang, PPPK 253 orang, Teladan KB 627, dan penyuluh 1.300 orang.

“Jadi IPeKB saat ini sebagai lini terdepan, yang insya Allah menyukseskan program di kabupaten/ kota, provinsi, juga program nasional,” paparnya.

“Termasuk salah satunya adalah program percepatan penurunan stunting sesuai dengan visi Pak Gubernur dan Wakil Gubernur untuk Jawa Barat zero stunting 2023,” tambah Wahidin. (FF)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Harga BBM Naik, Ridwan Kamil Minta Pasokan BBM Bersubsidi Diawasi agar Tepat Sasaran

5 September 2022 - 18:44 WIB

Dinas Sosial Jawa Barat Bantu ODHA Tetap Beraktivitas Sosial dan Beri Pelatihan

3 September 2022 - 12:26 WIB

Mayors Retreat U20 Usai, Sekda Tegaskan Kolaborasi Harus Berlanjut

2 September 2022 - 12:31 WIB

Ridwan Kamil Resmikan Sekolah Dasar Akhyar International Islamic School

2 September 2022 - 12:27 WIB

Dinkes Jabar Rutin Tes HIV pada Kelompok Rentan

2 September 2022 - 12:21 WIB

Anggota DPRD Jabar Monitoring Pelaksanaan ANBK 2022

2 September 2022 - 11:14 WIB

Trending di Jabar