Menu

Mode Gelap
 

Jabar · 22 Sep 2020 12:52 WIB

Ridwan Kamil : Kondisi Terkini Pasien COVID-19 di Jabar Naik turun


 Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat rakor bersama Menko Maritim dan Investasi, para gubernur, dan Kementerian Kesehatan melalui telekonferensi dari Gedung Pakuan Bandung, Senin malam (21/9/2020). Perbesar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat rakor bersama Menko Maritim dan Investasi, para gubernur, dan Kementerian Kesehatan melalui telekonferensi dari Gedung Pakuan Bandung, Senin malam (21/9/2020).

BANDUNGNEWS.ID – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengungkapkan kondisi terkini pasien COVID-19 di Jabar naik turun, kendati begitu, ada indikator baik dimana menurutnya saat ini recovery rate membaik dari 53 persen menjadi 59 persen.

“Alhamdulillah tingkat kematian turun dari 2,4 persen sampai 1,88 persen,” kata Ridwan Kamil dalam keterangannya, Selasa (22/9/2020).

Meski angka positif COVID-19 terus bertambah seiring percepatan tes PCR, namun Kang Emil, sapaan akrab Gubernur, mengklaim tingkat kesembuhan terus naik dan angka kematian menurun.

Tingkat kesembuhan naik 6 poin dari 53 persen ke 59 persen dalam beberapa hari saja. Sementara angka kematian menurun dari 2,4 persen ke 1,88 persen.

Baca Juga:  Terkait Pelaksanaan PSBB, Kota Bandung Tunggu Arahan Pusat

Ditambahkan Kang Emil, saat ini Kementerian Kesehatan RI telah mempubliksasikan lima dokumen protokol terkait COVID-19 didukung setidaknya 15 surat edaran menteri, peraturan menteri, keputusan BNPB, dan berbagai pedoman. Termasuk salah satunya dokumen terapi penanganan bagi pasien yang dirawat.

Terkait itu, Kang Emil menegaskan akan mewajibkan dokumen tersebut agar diimplementasikan di seluruh rumah sakit rujukan.

“Dokumen yang di- share oleh Kemenkes RI terkait penerapan protokol terapi penanganan COVID-19 akan kami wajibkan di seluruh rumah sakit,” tegasnya.

Sementara itu, Menko Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan menerangkan dokumen protokol terapi penanganan COVID-19 dari Kemenkes RI seperti disinggung Gubernur Ridwan Kamil. Protokol ini harus diterapkan di rumah sakit rujukan dan puskesmas setidaknya hingga tiga bulan mendatang.

Baca Juga:  Oleh Soleh : Guru Honorer Masih Minim Perhatian Pemerintah

Ada tiga instruksi Menko bersumber dari dokumen tersebut. Pertama, penerapan protokol kesehatan ditingkatkan. Kedua, penyiapan karantina terpusat.

“Sekarang mulai diisi dan angkanya sudah terkendali,” sebut Luhut.

Ketiga, manajemen perawatan COVID-19 di rumah sakit.

“Mulai sekarang harus memiliki medical supply memadai terhadap pasien COVID-19. Dokter dan perawat harus di swab tes setiap minggu,” katanya.

Kata Luhut, Kemenkes harus menyosialisasikan protokol terapi penanganan COVID-19, dan pihaknya akan memonitor  pelaksanaannya dibantu polda dan kodam untuk implementasi protokol terapi penanganan COVID-19.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Apresiasi Gerakan Solidaritas Sejuta Tes Antigen

Pada kesempatan yang sama, dr. Alexander K Ginting dari Kemenkes RI menjelaskan mengenai kegunaan dari protokol terapi penanganan COVID-19 tujuannya untuk mengurangi angka kematian.

“Manajemen tata laksana pasien COVID-19 menjadi protokol pertama yang dijalankan di rumah sakit rujukan,” imbuhnya.

Menurutnya, ada beberapa strategi untuk menurunkan angka kematian di ruangan ICU. Pertama, tatalaksana pasien dengan gejala berat. Kedua, perkuat penilaian early warning system. Ketiga, memastikan alat medis memadai.

Keempat, meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit rujukan. Kelima, berbagi pengalaman dengan seluruh jajaran RSUD rujukan COVID-19. Keenam, meningkatkan kualitas SDM perawat serta dokter.

(Mil)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wagub Jabar Dukung Program 5.000 Wirausaha Baru dan 1.000 Perempuan Pengusaha di Kota Depok

16 Agustus 2022 - 11:00 WIB

Ridwan Kamil Hadiahi 72 Pengantin Baru Honeymoon di Hotel Berbintang

16 Agustus 2022 - 10:30 WIB

Revitalisasi Situ Ciburuy, Ridwan Kamil: Sekarang Sudah Terlihat Bersih

14 Agustus 2022 - 08:00 WIB

Menteri Koperasi dan UMKM Siap Permudah Akses Permodalan Usaha

13 Agustus 2022 - 18:11 WIB

Dorong Anggaran Panti Sosial, DPRD Jabar Soroti Aspek Sarana

12 Agustus 2022 - 22:56 WIB

Ridwan Kamil Luncurkan Program Tapal Desa

12 Agustus 2022 - 10:30 WIB

Trending di Jabar