Menu

Mode Gelap
 

Jabar · 7 Mei 2022 13:05 WIB

Ridwan Kamil: Menuju Endemi Jika Kasus COVID-19 Tak Naik Setelah Mudik Lebaran


 Ridwan Kamil: Menuju Endemi Jika Kasus COVID-19 Tak Naik Setelah Mudik Lebaran Perbesar

BANDUNG NEWS — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, pengaruh diberlakukannya mudik Lebaran terhadap angka kasus COVID-19 akan terlihat dalam 14 hari ke depan. Kendati demikian, pihaknya berharap tidak ada kenaikan kasus signifikan imbas kepadatan saat mudik Lebaran.

“Saya enggak bisa jawab sekarang apakah ada kenaikan imbas diperbolehkannya mudik ini karena polanya tidak begitu. Menurut teori, kehebohannya hari ini lalu data kasusnya terlihat 14 hari kemudian,” ujarnya ditemui di Pos Terpadu Mudik Lebaran Limbangan Garut, Jumat (6/5/2022).

Baca Juga:  Dari Assisi, Pesan Ridwan Kamil untuk Dunia Lebih Baik dan Perdamaian Ukraina-Rusia

Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– mengatakan, pihaknya akan tetap waspada selama sebulan ke depan mengantisipasi kenaikan kasus COVID-19. Sejauh ini dari pantauannya, ketaatan masyarakat terhadap protokol kesehatan, khususnya memakai masker, masih tetap tinggi termasuk antusiasme mengikuti vaksinasi selama mudik Lebaran.

“Kami tetap akan bersiaga selama sebulan ke depan. Saya lihat ketaatan masyarakat juga masih tinggi,” kata Kang Emil.

Baca Juga:  Pelaksanan PPKM Darurat, Bupati Purwakarta Sampaikan Permohonan Maaf Kepada Masyarakat

Per hari ini data menunjukkan tingkat keterisian rumah sakit pasien COVID-19 di Jabar sangat rendah yakni berada di angka 0,8 persen.

“Per hari ini BOR rumah sakit terpantau hanya 0,8 persen, sangat kecil,” ucap Kang Emil.

Menurut Kang Emil, jika pascalibur Lebaran ini angka kasus COVID-19 masih landai atau ada kenaikan tapi tidak signifikan, maka transisi pandemi ke endemi akan semakin jelas.

Baca Juga:  Berkaitan Dengan Penanganan COVID-19, RK Berharap Perubahan APBD Jabar TA 2020 Segera Ditetapkan

“Kalau setelah 14 hari dari hari Lebaran kasus tetap landai, maka saya boleh klaim berarti sudah endemi,” sebut Kang Emil.

“Sudah terjadi kepadatan yang luar biasa, tapi kasus COVID-19-nya tidak naik atau naik tidak signifikan karena tidak ada varian baru ditambah BOR rendah saat mudik,” imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan, Ade Kaca Sebut PKK Ujung Tombak Keutuhan NKRI

24 September 2022 - 16:00 WIB

DPRD Jabar Minta Rencana Peralihan Kompor Gas ke Listrik Jangan Sebatas Pencitraan

23 September 2022 - 16:42 WIB

Ketua DPRD Jabar Minta Penyaluran BLT BBM Terus Diawasi

23 September 2022 - 15:50 WIB

DPRD Jabar Berharap Pengembangan Desa Wisata Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi

23 September 2022 - 15:26 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, DPRD Jabar Berharap Pelajar Kenal dengan Calon Pemimpin 2024

23 September 2022 - 15:02 WIB

Garap Perda Wisata, DPRD Jabar Gelar Studi Komparasi dengan Pengelola Ancol

23 September 2022 - 14:33 WIB

Trending di Jabar