Menu

Mode Gelap
 

Jabar · 5 Feb 2021 05:48 WIB

Ridwan Kamil: PPKM  Efektif, Tingkatkan Kedisiplinan Warga


 Gubernur Jawa Barat saat menjadi narasumber Forum Dialog Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dengan tema ‘Prokes Dijalankan, COVID-19 Kita Kalahkan’, Kamis (4/2/2021) di Gedung Pakuan, Kota Bandung. (Foto: Yogi P/Humas Jabar) Perbesar

Gubernur Jawa Barat saat menjadi narasumber Forum Dialog Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dengan tema ‘Prokes Dijalankan, COVID-19 Kita Kalahkan’, Kamis (4/2/2021) di Gedung Pakuan, Kota Bandung. (Foto: Yogi P/Humas Jabar)

BANDUNG NEWS – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali efektif meningkatkan kepatuhan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan Pakai Sabun).

Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, pun berharap apabila kelak penerapan PPKM dihentikan, kedisiplinan masyarakat harus tetap dijaga. Menurutnya, indikator keberhasilan PPKM tidak hanya tentang angka kasus positif COVID-19.

“Apabila masyarakat disiplin, produktivitas ekonomi tidak akan dibatasi lagi. Itu tujuan akhirnya sehingga ekonomi membaik. Tinggal peran pemerintah untuk bertempur mengurusi 3T (Tracing, Treatment, Testing) lagi,” ujar Kang Emil saat menjadi narasumber Forum Dialog Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dengan tema ‘Prokes Dijalankan, COVID-19 Kita Kalahkan’, Kamis (4/2/2021) di Gedung Pakuan, Kota Bandung.

Baca Juga:  Jabar-Badan POM RI Perkuat Pengawalan Distribusi Vaksin COVID-19

Menurutnya, PPKM di Jabar yang sudah berjalan dua minggu terakhir efektif meningkatkan kedisiplinan masyarakat dari 50 persen ke 80 persen.

Oleh karena itu Jabar sepakat dengan arahan Presiden Joko Widodo yang ingin melanjutkan PPKM di Pulau Jawa – Bali. PPKM sangat tepat dilakukan kedisiplinan sedang naik dan keterisian ruang isolasi turun.

Baca Juga:  Cegah Penularan Corona di Tempat Kerja, Pelacakan dan Tes Masif Intens Dilakukan

“Mungkin kita butuh PPKM dua minggu lagi setelah itu evaluasi. Mudah-mudahan bisa diperlonggar. Disiplin dipertahankan 90 persen, sehingga kegiatan ekonomi tidak usah seketat dan diberhentikan dan dikurangi seperti sekarang,” harapnya.

Menurut Kang Emil, kelebihan  PPKM serentak lintas provinsi memungkinkan arahan pemerintah kepada masyarakat sama.

“Kebijakan dilaksanakan bersamaan bukan lagi multiple choice, tapi semua sama. Jadi artinya tidak ada lagi opsi yang kiri melakukan ini apakah yang kanan melakukan itu, justru itu tidak ada lagi selama PPKM berlangsung,” tandasnya.

Baca Juga:  Dorong Pertumbuhan EKonomi, DPRD Jabar Tetapkan Dua Peraturan Daerah Terkait BPR

(Mil)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Komisi V Dorong Angggaran Perbaikan Untuk Panti Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia

11 Agustus 2022 - 15:24 WIB

Penopang Jembatan Cigereuh Kabupaten Bandung Rusak, Komisi IV DPRD Jabar Respon Rencana Perbaikan

11 Agustus 2022 - 15:20 WIB

BPS Jawa Barat Sebut Ekonomi Jabar Tumbuh 5,68 Persen

10 Agustus 2022 - 10:59 WIB

Tampung Aspirasi Tenaga Honorer, Ridwan Kamil Usulkan Bentuk Gugus Tugas

9 Agustus 2022 - 18:18 WIB

Ridwan Kamil Gandeng Wanadri dalam Program Tanam Mangrove

8 Agustus 2022 - 06:30 WIB

Imunisasi Capai 83 Persen, Jabar Targetkan Bebas Campak dan Rebula 2023

2 Agustus 2022 - 14:19 WIB

Trending di Jabar