Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Uncategorized · 12 Des 2020 21:30 WIB

RUU Ekonomi Syariah yang Berpihak pada UMKM Didukung Pimpinan DPR RI


 RUU Ekonomi Syariah yang Berpihak pada UMKM Didukung Pimpinan DPR RI Perbesar

BANDUNG NEWS – Rancangan Undang-Undang (RUU) Ekonomi Syariah mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak termasuk pimpinan DPR RI. Pimpinan DPR menginginkan RUU Syariah nantinya lebih berpihak pada Unit Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Hal itu terungkap saat organisasi ‘Rabu Hijrah’ yang digagas oleh Komisaris Independen Bank Mandiri Syariah (BSM) Arief Rosyid melakukan audiensi bersama dengan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dan Rachmat Gobel.

Menurut Arief, dukungan pimpinan DPR ini sangat penting untuk agar RUU masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas.

“Tujuan dari audiensi ini adalah untuk menyerahkan naskah akademik dan konsepsi RUU Ekonomi Syariah serta meminta dukungan terhadap RUU ini agar bisa masuk Prolegnas prioritas,” kata Arief dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (12/12/2020).

Baca Juga:  Menko Perekonomian: Penyaluran KUR 2021 saat ini Capai Rp21,84 Triliun

Arief mengatakan selama ini peraturan tentang ekonomi Islam masih jalan sendiri-sendiri. Oleh karenanya, perlu ada suatu Undang-Undang yang memanyungi semuanya.

Serta perlu ada dorongan dan dukungan dari pemerintah agar Indonesia tidak kalah saing dengan negara lain dalam hal implementasi ekonomi Islam.

Sementara Azis menyatakan dukungannya terhadap adanya RUU Ekonomi Syariah. Politisi Partai Golkar ini berharap RUU ini dapat menjadi solusi ekonomi Indonesia.

“Saya siap mendukung RUU ini. Yang terpenting adalah memastikan bahwa RUU Ekonomi Syariah ini harus pro terhadap UMKM dan memprioritaskanya. Karena selama ini kontribusi lapangan pekerjaan dan ekonomi negara terbanyak berasal dari UMKM,” tutur Azis.

Baca Juga:  UMKM Masuk dalam Program Kebijakan yang Lebay

Sementara Rachmat Gobel mengemukakan bahwa RUU Ekonomi Syariah ini harus didukung guna mendorong berkembangnya pengusaha muda Islam dan UMKM di Indonesia.

Ia juga memberikan saran agar adanya peta potensi ekonomi dan usaha pemuda Islam sebagai upaya pengembangan ekonomi Indonesia kedepannya.

“Saya ingin banyak program yang mengedepankan usaha-usaha lokal, terutama pada pengusaha muda dan UMKM,” imbuhnya.

Turut hadir dalam audiensi ini Phirman Rezha selaku Chairman Rabu Hijrah, Puteri Komarudin selaku Anggota Komisi XI DPR RI, serta beberapa milenial penggiat ekonomi Syariah.

Menurut Tim Rabu Hijrah, ekonomi Syariah telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian nasional. Namun demikian, sampai hari ini, perangkat regulasi perundang-undangan yang mengatur hal tersebut masih terbatas.

Baca Juga:  Menkes Terawan Prioritaskan Garda Terdepan Divaksin Covid-19

Padahal, Indonesia merupakan negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan memiliki potensi ekonomi Syariah yang sangat besar pula.

Hal ini didukung dengan jumlah penduduk Muslim di Indonesia yang terbesar di dunia, yaitu 87% dari total 267 juta jiwa. Menyadari bahwa potensi ekonomi Syariah yang besar tersebut, Rabu Hijrah berkomitmen untuk mendukung terwujudnya RUU Ekonomi Syariah yang akan menjadi UU payung (umbrella act) yang menaungi semua UU sektoral di bidang ekonomi Syariah.

(bnd)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Doakan Ganjar Pranowo, GMP Gelar Program Mengaji

24 November 2022 - 10:29 WIB

Cara Cek dan Registrasi IMEI Untuk Pelanggan XL Axiata

28 Oktober 2022 - 07:14 WIB

Fakta: Perempuan Lebih Mengingat Kata-kata Dibandingkan Laki-laki

19 Oktober 2022 - 09:05 WIB

3 Tersangka Judi Online Ditangkap, Polisi: Bukan Jaringan Apin BK

15 Oktober 2022 - 09:42 WIB

Hati-hati, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem di Jawa Barat akan Terjadi Sepekan Kedepan

10 Oktober 2022 - 10:08 WIB

Rizky Billar Mangkir dari Pemeriksaan, Kedapatan Ngamuk di Media Sosial

10 Oktober 2022 - 09:48 WIB

Trending di Uncategorized