Saran Dokter Anak, Terapkan Tips Ini Agar Terhindar dari Corona saat Kegiatan PTM


Ilustrasi Kegiatan Belajar Siswa (Pixabay)

BANDUNG NEWS – Pemerintah telah menetapkan Pemelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMS) akan digelar pada bulan Juli 2021 mendatang. Seluruh siswa akan secara normal melaksanakan kegiatan belajar setelah diliburkan sejak sekian lama.

Yang menjadi catatan adalah, dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti ini tentunya harus memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) agar siswa yang belajar tidak terpapar virus corona.

Melansir dari laman PMJ News, Dokter Spesialis Anak Primaya Evasari Hospital, dr Ria Yoanita, Sp.A. memberikan beberapa tips agar PTMS tetap aman walau dalam kondisi pandemi.
Berikut ini 5 tips agar tidak terpapar Covid-19 saat menjalankan PTMS:

1. Cek Kesehatan Anak

Di masa pandemi Covid-19, disarankan agar menyediakan termometer di rumah untuk mengukur suhu tubuh anak setiap hari. Akan lebih baik lagi jika ada thermo gun yang lebih cepat menampilkan hasil pengukuran suhu tanpa permukaan kulit.

Baca Juga:  Kurangi Ketergantungan APBD, Ridwan Kamil Kumpulkan 70 Perusahaan Tangani Covid-19

“Jika suhu tubuh anak di atas batas, batuk, dan sesak napas, sebaiknya minta izin untuk tetap di rumah,” jelas dr Ria.

2. Ajarkan Praktik Kebersihan Kepada Anak

Kebanyakan memang cenderung menjaga kebersihan. Untuk itu, diperlukan trik agar anak bisa mempraktikan kebiasaan hidup bersih. dimulai dengan mencuci tangan.
Disarankan agar para guru mendidik anak sambil bernyanyi dengan durasi sekitar 20 detik. Pilih lagu kesukaan anak agar senang saat mencuci tangan.

“Saat sekolah nanti, bawa air minum dan peralatan makan sendiri dari rumah. Ini penting, karena di masa pandemi Covid-19, membeli makanan dan minuman dengan peralatan dari penjual berisiko menimbulkan penularan,” katanya.

Baca Juga:  Peduli Lingkungan, Charm Indonesia Kenalkan Konsep Gaya Hidup Ethical Living for SDGs

Hal yang tak kalah penting adalah membiasakan anak buang sampah pada waktunya. Menurut Ria, situasi pandemi membuat ajaran buang sampah dengan benar ini semakin mendesak untuk diterapkan.

“Ajari anak cara mengenakan masker yang benar dan ingatkan untuk merusak masker sebelum membuangnya agar tidak digunakan ulang,” tuturnya.

3. Ajarkan Etika Batuk dan Bersin

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan agar semua orang menerapkan etika batuk dan bersin, yakni:

– Tidak melepas masker saat bersin atau batuk karena masker dapat menahan penyakit.
– Segera buang masker dan ganti yang baru bila sudah basah.
– Tidak menyentuh wajah saat bersin atau batuk. Gunakan tisu atau lengan baju bagian dalam untuk menutup hidung dan mulut.
– Cuci tangan dengan air bersih dan sabun atau hand sanitizer setelah bersin atau batuk.

Baca Juga:  Semakin Membaik, Pasien Covid -19 di Kota Bandung Turun 64,13%

4. Memilih transportasi yang aman pergi ke sekolah

“Tidak disarankan untuk menggunakan transportasi umum bagi siswa untuk pergi dan pulang sekolah.
“Jika tidak, sekolah dapat berkoordinasi dengan dinas perhubungan di daerahnya untuk menyediakan sarana transportasi khusus siswa sekolah, tidak bercampur dengan masyarakat umum,” Imbuhnya.

5. Minta Anak Tidak Menyentuh Area Wajah

Droplet yang mengandung virus corona dapat memasuki tubuh manusia lewat tiga bagian yang berongga di wajah, yaitu mata, hidung, dan mulut.

“Orangtua mesti tidak mengingatkan mengingatkan buah hati dulu dengan memakai masker di sekolah. Ingatkan pula agar tidak menyentuh wajah dengan alasan apa pun. Bila ingin menyentuh wajah, cuci tangan, sabun,” pungkasnya. [amt]