Menu

Mode Gelap
 

News · 13 Sep 2020 23:15 WIB

Satgas: Hati-Hati Covid-19 Saat Di Rumah Sekalipun


 Satgas: Hati-Hati Covid-19 Saat Di Rumah Sekalipun Perbesar

BANDUNGNEWS.ID- Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta masyarakat tetap berhati-hati di mana pun berada terhadap virus Corona. Saat berada di rumah sekalipun.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu menjelaskan, bisa saja salah satu anggota keluarga merupakan pembawa virus atau carrier.

“Ini mohon maaf, saya rasa tidak ada orang yang kebal Covid-19. Pada dasarnya sekarang ini kita dengan mudah terpapar Covid-19. Karena di antara kita bisa jadi ada yang menjadi carrier, pembawa Covid-19. Di rumah pun jangan kita pikir kita akan aman,” ujar Doni dalam webinar BNPB, Minggu (13/9/2020).

Baca Juga:  Jawa Barat Kembali Menerima Sejumlah Bantuan Swasta Untuk Tangani COVID – 19

Bukan tanpa alasan Doni menyebut rumah tetap tak aman dari Covid-19. Pasalnya, tidak semua anggota keluarga hanya beraktivitas di rumah.

Doni mengatakan, dari hasil survei yang dilakukan terhadap sekitar 944 pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, 7 persen di antaranya mengaku tak pernah keluar rumah. Meski begitu, mereka tetap tertular Covid-19.

Baca Juga:  Menko Luhut Binsar Pandjaitan Jelaskan PSBB DKI Jakarta

Menurut dia, 7 persen pasien tersebut terpapar Corona dari anggota keluarga yang kerap bepergian keluar masuk rumah.

“Ketika ternyata ada salah satu keluarga kita terkena Covid-19, penyebabnya sudah pasti adalah di antara anggota keluarga yang beraktivitas di luar tanpa diketahui lantas akhirnya menulari kepada keluarga yang di rumah,” kata Doni.

Doni menyebut, kini, sebagian besar pasien yang terpapar Covid-19 adalah mereka yang tanpa gejala.

Menurut Doni, orang tanpa gejala namun positif Covid-19 sangat berbahaya. Lantaran dengan sangat mudah menularkannya kepada orang lain.

Baca Juga:  Ketua Satgas Covid-19: Tempat Wisata Langgar Prokes Bakal Ditutup

“Mereka yang tanpa gejala kalau mereka pulang ke rumah, mereka bisa menjadi silent killer atau pembunuh potensial. Saya berani mengatakan ini karena data dan fakta sudah sangat banyak. Kenapa terjadi seperti itu? Karena menulari keluarga yang rentan, lansia dan penderita komorbid, ada hipertensi, diabetes, ginjal, jantung, kanker dan penyakit paru,” kata Doni. [Red]

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Kolaborasikan TMMD dan Gempungan Demi Wujudkan Purwakarta Istimewa

12 Mei 2022 - 18:19 WIB

Kepala KCD XII Dr. Abur Mustikawanto, M.Ed: Tingkatkan Kompetensi Murid Sekolah

4 April 2022 - 23:09 WIB

Cegah Meningkatnya Penyalahgunaan Narkoba, BNN Rangkul Pelajar Melalui Festival Paduan Suara

28 Maret 2022 - 23:09 WIB

Jelang Ramadan XL Axiata Perkuat Jaringan untuk Dukung Kenyamanan Aktivitas Masyarakat

28 Maret 2022 - 20:09 WIB

Elektabilitas PDIP Tertinggi, Ono Surono: Terimakasih Atas Kepercayaan Rakyat

28 Maret 2022 - 20:05 WIB

Ikut ‘Gerbong’ Ekonomi Syariah, Aktivis Se-Bandung Raya Siap Gabung Badan Usaha Milik Pemuda

27 Maret 2022 - 10:56 WIB

Trending di Jabar