Menu

Mode Gelap
 

Kota Bandung · 19 Agu 2020 20:38 WIB

Satpol PP Kota Bandung Sisir Pelanggar Protokol Kesehatan


 Kasatpol PP Kota Bandung Rasdian Setiadi/Net Perbesar

Kasatpol PP Kota Bandung Rasdian Setiadi/Net

BANDUNGNEWS.ID- Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung melalui Sub Bidang Pengamanan dan Penegakan Hukum menindak 145 orang tak bermasker. Tak hanya itu, tim juga menghentikan kegiatan tiga cafe dan restoran serta satu tempat hiburan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, Rasdian Setiadi sebagai Sub Bidang Pengamanan dan Penegakan Hukum Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung menuturkan, penindakan dilakukan pada periode operasi 13 sampai 18 Agustus 2020.

“Kita operasi ke 24 Pasar, itu kita dapati 121 orang tidak memakai masker. Sesuai tahapan di Perwal (Peraturan Wali Kota), kita berikan sanksi ringan terlebih dahulu dengan diberi peringatan tertulis dan peringatan lisan,” kata Rasdian di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Rabu (19 Agustus 2020).

Baca Juga:  PPKM Diperpanjang, PKL Binaan Pemkot Bandung Terima Bansos

Selanjutnya dengan menggandeng Linmas dan aparatur kewilayahan, Rasdian menyasar taman kota. Di tujuh taman, terciduk 16 pengunjung tidak memakai masker yang kemudian diberikan peringatan tertulis.

“Saat operasi di seputar area taman juga, kita empat kali membubarkan kerumunan warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan,” tegasnya.

Rasdian menuturkan, monitoring juga dilakukan di pusat perbelanjaan, pertokoan dan mal. Dari lima tempat yang didatangi, tim gabungan menindak delapan pelanggar yang tidak memakai masker dengan diberikan peringatan tertulis.

Baca Juga:  Tinjau Vaksinasi Massal, Wakil Ketua FBS Bandung Ingatkan 6M

Sedangkan pantauan di dua stasiun kereta api, terjaring ada tujuh pelanggar. Mereka disanksi berupa peringatan tertulis.

“Monitoring juga kami lakukan ke 8 cafe dan rumah makan. Didapati tiga pelanggaran beroperasi di luar ketentauan. Itu kita langsung menghentikan kegiatan dan diberikan peringatan tertulis,” ujarnya.

Rasdian mengungkapkan, tim gabungan Sub Bidang Pengamanan dan Penegakan Hukum Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga menjangkau 40 tempat hiburan. Hasilnya, ada satu tempat yang nekat beroperasi dan langsung dihentikan kegiatannya. Hal itu lantaran tempat hiburan tersebut belum mendapat rekomendasi.

Baca Juga:  Atasi Banjir di Perbatasan, Pemkot Bandung Bangun Kolam Retensi di Pasirkaliki

“Ada satu hajatan yang menyebabkan kerumuman orang. Itu kita kenai sanksi berupa denda Rp500.000. Itu karena mereka berkerumun tidak mematuhi standar protokol kesehatan,” katanya. [red]

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkot Bandung Gelar Pameran Produk UMKM di Kuta Bali

15 Agustus 2022 - 08:14 WIB

Peringati Hari Koperasi, Pemkot Bandung Bakal Gelar Pameran Produk UMKM

13 Agustus 2022 - 09:30 WIB

Reformasi Birokrasi, Pemkot Bandung Evaluasi SAKIP

12 Agustus 2022 - 10:22 WIB

Pemkot Bandung Raih Peringkat Satu Transaksi Digital se-Jabar

9 Agustus 2022 - 18:11 WIB

Total Vaksinasi Booster di Kota Bandung Capai 764.772 Orang

5 Agustus 2022 - 18:44 WIB

Pemkot Bandung Siapkan Juknis Booster 2 untuk 24.000 Nakes

3 Agustus 2022 - 15:34 WIB

Trending di Kota Bandung