Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Kesehatan · 5 Feb 2021 20:31 WIB

Sebanyak 25.190 SDM Kesehatan Kota Bandung Divaksin Covid-19 Dosis Pertama


 Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna (Foto: Humas Kota Bandung) Perbesar

Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna (Foto: Humas Kota Bandung)

BANDUNG NEWS Р Sebanyak 25.190 Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan di Kota Bandung telah melakukan vaksinasi Covid-19 untuk cakupan Dosis tahap pertama.

Dengan demikian, Kota Bandung telah menyelesaikan 85,8 persen dari jumlah target sasaran 29.350 yang terdaftar dI Sistem Informasi SDM Kesehatan (SISDMK).

Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengungkapkan, jumlah tersebut belum 100 persen karena calon penerima terlebih dahulu menjalani pemeriksaan.

“Misalnya tensi tidak ideal, kemudian ternyata faktor komorbitnya juga cukup banyak, ada juga dari aspek lain tidak memenuhi. Yang jelas proses skriningnya banyak yang tidak lolos,” katanya usai Rapat Virtual Satuan Tugas Covid-19 (Forkopimda) melalui Video Conference, di Balai Kota Bandung, Jumat (5/2/2021).

Baca Juga:  Anak Yatim di Cimahi Mulai Mengikuti Vaksinasi

“Kalau yang tidak datang tanpa alasan itu sangat kecil. Umumnya mereka datang tetapi begitu dilakukan tes kesehatan, ternyata pada saat itu tidak layak untuk divaksin,” lanjutnya.

Sedangkan untuk vaksinasi Covid-19 tahap kedua, Kota Bandung saat ini baru di angka 13,15 persen atau 3.838 orang. Itu dilaksanakan sejak 28 Januari sampai 4 Februari 2021 dan prosesnya masih terus berjalan.

“Targetnya sampai akhir Februari 2021. Kami masih optimis bahwa waktu masih cukup panjang. Jadi dengan hitungan tiga minggu ke depan ini akan terjadi progres yang akan jauh lebih baik dibandingkan dosis yang pertama,” ucap Ema.

Baca Juga:  Maksimalkan Pelayanan Publik, Pemkot Bandung Sinergikan Bidang Pertanahan

Ia pun menegaskan pada tahap awal, target atau sasaran orang yang divaksinasi Covid-19 merupakan SDM Kesehatan karena di dalamnya sudah termasuk Tenaga Kesehatan dan orang-orang yang bekerja di fasilitas kesehatan sebagai prioritas.

“Tidak tenaga kesehatan saja, tetapi ada OB, Satpam, Pramusaji, dan yang lainnya. Setiap hari mereka juga bekerja (di Rumah Sakit),” katanya.

Setelah itu, Ema menyampaikan di fase berikutnya pada Maret 2021 akan ada vaksinasi Covid-19 untuk Polri, TNI, dan ASN yang di garis depan juga akan menjadi prioritas.

“Kita juga lihat kan ada kawan-kawan yang di lapangan, seperti Dishub, Camat, Lurah itu salah satunya menjadi prioritas juga,” katanya.

Baca Juga:  Wujudkan Bandung Unggul, Puspaga Jalin Kerja Sama Dengan Empat Perguruan Tinggi

Ia menambahkan dalam sasaran vaksin Covid-19, masyarakat tidak bisa saling berebut, karena ketentuannya dari Pusat. Masyarakat yang akan divaksin pun ada kriteria tertentu.

“Untuk masyarakat, adalah masyarakat rentan usia, kesehatan, ekonomi. Dan akhirnya kepada masyarakat secara keseluruhan,” katanya.

“Jadi fase ini mohon untuk dipahami, dan vaksin tidak bisa saling berebut. Karena aplikasinya dari pusat bukan lokal. Kita tidak bisa seenaknya mendaftar. Itu yang sudah masuk terkonfirmasi dari pusat yang menjadi sasaran dalam proses vaksin,” tuturnya.

(Mil)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Bantu Rakyat Kecil, GMP Karawang Gelar Bazar Sembako Murah

27 November 2022 - 14:11 WIB

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

GMP Jabar Gelar Program Peduli Kasih, 100 Warga Ikuti Pengobatan Alternatif Gratis

13 November 2022 - 11:24 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Tanaman Hias di CPF 2022

11 November 2022 - 12:28 WIB

Trending di Jabar