Menu

Mode Gelap
 

Nasional ยท 7 Agu 2020 19:22 WIB

Sekitar 40 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Disuntikkan Januari 2021


 ilustrasi/net Perbesar

ilustrasi/net

BANDUNGNEWS.ID – Sekitar 40 juta dosis vaksin Covid-19 bisa langsung disuntikkan pada Januari-Februari 2021 jika lolos uji klinis tahap ketiga.

Demikian disampaikan Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir seperti dikutip dari tempo.co.

Uji klinis fase ketiga calon vaksin Covid-19 sedang dipersiapkan oleh BUMN faramasi, Bio Farma, hasil kolaborasi dengan Sinovac dari Cina.

“Kami sedang cari relawan 1.620 orang rencananya akhir Agustus terkumpul, setelah itu diujicobakan awal September,” ujar Erick dalam diskusi virtual bersama Kumparan, Jumat, 7 Agustus 2020.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Wali Kota Nonaktif Cimahi Ajay M Priatna Ajukan Banding ke PN Bandung

Erick mengatakan, Bio Farma saat ini sudah menambah kapasitas produksi vaksin menjadi 250 juta dosis per tahun pada akhir Desember nanti dari sebelumnya 100 juta dosis per tahun. Menurut Erick, butuh anggaran Rp 1,3 triliun untuk meningkatkan kapasitas produksi vaksin Bio Farma.

Selanjutnya, Erick meminta masyarakat percaya dengan vaksin yang nanti akan dikeluarkan Bio Farma lantaran pemerintah telah menjamin produknya halal. Apalagi, perusahaan pelat merah itu telah memiliki pengalaman memproduksi vaksin sejak 1890 dan dipercaya lebih dari 150 negara dalam memproduksi 15 jenis vaksin. Bio Farma juga memiliki pangsa pasar 75 persen vaksin polio yang menyebar di seluruh dunia.

Baca Juga:  Menteri Kominfo: Lebih dari 50 ribu Warganet Ikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi Virtual

“Kita jangan lihat vaksin ada warga negaranya. Yang penting imunisasi buat WNI tercepat dan dipastikan halal. Jadi jangan ditabrak-tabrakin kalau dari Cina enggak halal,” ucapnya.

Selain Bio Farma, perusahaan farmasi swasta tengah mengembangkan vaksin hasil kerja sama dengan negara lain, seperti Eropa, Amerika, dan Korea Selatan. Sedangkan di Indonesia, Kementerian Riset dan Teknologi sedang melakukan pengembangan vaksin merah-putih.

Baca Juga:  Tiga Hari Penyekatan Mudik Lebaran, 70.000 Kendaraan Diminta Putar Balik

Adapun seumpama vaksin telah lolos uji klinis ketiga dan siap didistribusikan, Erick memastikan penyalurannya akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, vaksin kemungkinan akan disuntikkan ke masyarakat di daerah-daerah dengan tingkat penyebaran virus tertinggi. (red)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dikawal Para Santri, Abu Bakar Ba’asyir Mengikuti Upacara Kemerdekaan RI ke-77

17 Agustus 2022 - 18:18 WIB

Sri Mulyani: Mempertahankan Kemerdekaan RI Tugas Setiap Generasi

17 Agustus 2022 - 18:06 WIB

Update KPU: 40 Parpol Terdaftar untuk Peserta Pemilu 2024

15 Agustus 2022 - 08:28 WIB

Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-77, Kasetpres Usung Konsep Sejarah Bangsa

14 Agustus 2022 - 18:27 WIB

Persatuan Dukun Indonesia Laporkan Pesulap Merah ke Polisi, Ternyata Ini Alasannya

14 Agustus 2022 - 07:40 WIB

Jadi Kampiun Piala AFF U-16, Timnas Indonesia U-16 Diguyur Bonus Rp750 Juta

13 Agustus 2022 - 18:42 WIB

Trending di Nasional