Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Kota Bandung ยท 29 Mar 2021 18:32 WIB

Sistem Merit Harus Maksimal Bentuk SDM Berkualitas


 Sistem Merit Harus Maksimal Bentuk SDM Berkualitas Perbesar

BANDUNG NEWS – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial berharap, penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis sitem merit segera teraplikasikan dengan baik di Kota Bandung. Sehingga tata kelola Sumber Daya Manusia (SDM) di Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung semakin komprehensif dan berintegritas.

Pernyataan ini Oded sampaikan saat membuka Sosialisasi Kebijakan Penerapan Manajemen Talenta ASN Berbasis Sistem Merit di lingkungan Pemerintah Kota Bandung secara daring dari Pendopo Kota Bandung, Senin, (29/3/2021).

Oded menuturkan, setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dalam ruang lingkup pekerjaan, Oded berharap, sitem merit mampu mendokumentasikan rekam jejak kinerja ASN Pemkot Bandung secara lebih objektif.

Baca Juga:  Peringati Harganas, Pemkot Bandung Fokus Pencegahan Stunting

“Saya harap bisa terus melakukan. Khususnya BKPP dan jajaran sebagai leading sektor ini terus mengembangkannya. Sehingga pada akhirnya bisa mampu menghadirkan SDM ASN Kota Bandung yang betul-betul berkualitas. Karena prosesnya transparan dan akuntabel jauh dari sifat-sifat subjektif,” ucap Oded.

Sebagai pimpinan, Oded juga bisa menerawang lebih dalam terhadap kinerja para ASN Pemkot Bandung. Karena dengan sistem merit ini memberikan data yang semakin akurat dari lapangan.

Baca Juga:  Kadinsos Kota Bandung: Sekolah Lansia Komitmen Pemkot Ringankan Lansia Non Potensial

“Dalam Alquran ini setiap manusia memiliki potensinya masing-masing. Justru yang jadi persoalan dari potensi ini baik ataupun buruk dapat terekam. Jejak rekor ASN dari pejabat sampai strukturalnya jelas masuk laporannya ke saya,” tegasnya

Oded juga menilai, dengan adanya manajemen talenta berbasis sitem merit ini dipastikan lebih transparan. Sehingga tidak ada lagi yang disembunyikan. Sehingga setiap kompetensi ataupun kapasitas dan rekam jejak kekurangan ASN pun jelas terpetakan.

“Kita sedang menuju ke arah yang lebih objektif dan terbuka. Kalau konsepnya masih kucing-kucingan maka nanti akhirnya akan kucing-kucingan,” ujarnya.

Baca Juga:  Tekan Pandemi, PMI Kota Bandung Cukupi Stok Darah dan Plasma

Meski begitu, Oded menekankan hal yang paling penting adalah terciptanya kesadaran dari setiap ASN untuk memberikan kinerja terbaiknya. Karena SDM unggulan terbentuk secara kuat dari komitmen masing-masing pegawai untuk memegang teguh integritas dalam bekerja.

“Terakhir saya titip pesan sistem itu hanya alat, tapi kalau punya kesadaran bersama untuk menghadirkan SDM yang berkulitas dan berintegritas ini, sitem ini sudah tidak perlu,” katanya.

(Mil)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tinjau Lokasi Kebakaran, Gubernur Ridwan Kamil Ingatkan ASN Pemda Kota Bandung Tetap Layani Publik

8 November 2022 - 15:43 WIB

Bakti Sosial, Puluhan Tukang Becak Terima Paket Sembako dari Relawan Baik

8 November 2022 - 08:48 WIB

Netizen Sesalkan Kawasan Gedebage Bandung yang Rutin Dilanda Banjir

7 Oktober 2022 - 20:25 WIB

Pemkot Bandung Pastikan Perbaiki Fasilitas Umum

9 September 2022 - 18:07 WIB

Yana Ajak Warga Kota Bandung Hadapi Dampak Kenaikan Harga BBM

7 September 2022 - 13:37 WIB

Dinsos Kota Bandung Awasi Penyaluran BLT Agar Tepat Sasaran

6 September 2022 - 13:37 WIB

Trending di Kota Bandung