Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Kota Bandung · 28 Sep 2020 14:41 WIB

Soal Penutupan Jalan, Oded Minta Pedangang Pasar Baru Bisa Mengerti


 Wali Kota Bandung Oded M Danial. (Foto: Humas Bandung) Perbesar

Wali Kota Bandung Oded M Danial. (Foto: Humas Bandung)

BANDUNG. Adanya aksi protes dari pedagang Pasar Baru yang ingin membuka Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) – Suniaraja direspon langsung Wali Kota Bandung, Oded M. Danial.

Oded mengatakan, sistem buka tutup jalan tidak hanya menjadi keputusan Pemerintah Kota Bandung, melainkan hasil rembug Forkompimda Kota Bandung (Polrestabes Bandung dan Kodim 0618/BS). Hal itu berdasarkan evaluasi pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kota Bandung.

Baca Juga:  Warga Bandung, Kini Bisa Menabung Sampah Jadi Emas!

Oded berharap, para pedagang bisa mengerti bahwa pandemi Covid-19 masih berlangsung. Oleh karenanya, ia tidak ingin makin banyak korban yang berjatuhan.

“Saya berharap mereka paham. Karena ini persoalannya Covid-19,” tegas Oded di Kecamatan Bandung Kulon, Senin, 28 September 2020.

Buka tutup jalan yang dilakukan di Kota Bandung tidak berlangsung sepanjang hari, melainkan dengan pengaturan waktu. Waktu buka-tutup jalan antara lain, pukul 09.00-11.00 WIB, pukul 14.00-16.00 WIB, dan pukul 21.00-06.00 WIB.

Baca Juga:  Terkait Sengketa Bupati Kab. Bandung, Direktur Eksekutif DEEP : Hargai Putusan MK

Hasil rapat evaluasi AKB bersama Forkompimda pada 24 September 2020 lalu memutuskan bahwa sistem buka tutup ini perlu dilanjutkan. Mengingat angka penambahan kasus Covid-19 di Kota Bandung masih relatif tinggi.

“Kemarin sudah kita rapatkan bersama Forkompimda bahwa keputusannya masih seperti itu (buka-tutup jalan),” ujar Oded.

Pada akhir Agustus 2020 lalu pun pernah ditemukan kasus konfirmasi positif pada seorang pedagang Pasar Baru di salah satu blok. Pemkot Bandung pun telah membatasi aktivitas di blok tersebut selama empat hari.

Baca Juga:  Penyaluran Bansos PPKM Warga Kota Bandung Sudah Capai 70 Persen

Oleh karena itu, kendati Oded juga ingin terus menggerakkan ekonomi Kota Bandung, ia tetap akan mengutamakan kesehatan masyarakat, termasuk pedagang dan pembeli di Pasar Baru.

“Saya lebih mengutamakan faktor kesehatan,” sambungnya.

(Mil)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Bantu Rakyat Kecil, GMP Karawang Gelar Bazar Sembako Murah

27 November 2022 - 14:11 WIB

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

GMP Jabar Gelar Program Peduli Kasih, 100 Warga Ikuti Pengobatan Alternatif Gratis

13 November 2022 - 11:24 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Tanaman Hias di CPF 2022

11 November 2022 - 12:28 WIB

Trending di Jabar