Menu

Mode Gelap
 

Kota Bandung · 28 Sep 2020 14:41 WIB

Soal Penutupan Jalan, Oded Minta Pedangang Pasar Baru Bisa Mengerti


 Wali Kota Bandung Oded M Danial. (Foto: Humas Bandung) Perbesar

Wali Kota Bandung Oded M Danial. (Foto: Humas Bandung)

BANDUNG. Adanya aksi protes dari pedagang Pasar Baru yang ingin membuka Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) – Suniaraja direspon langsung Wali Kota Bandung, Oded M. Danial.

Oded mengatakan, sistem buka tutup jalan tidak hanya menjadi keputusan Pemerintah Kota Bandung, melainkan hasil rembug Forkompimda Kota Bandung (Polrestabes Bandung dan Kodim 0618/BS). Hal itu berdasarkan evaluasi pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kota Bandung.

Baca Juga:  Kabar Baik, 14 Kecamatan di Kota Bandung Bebas Kasus Positif Covid-19

Oded berharap, para pedagang bisa mengerti bahwa pandemi Covid-19 masih berlangsung. Oleh karenanya, ia tidak ingin makin banyak korban yang berjatuhan.

“Saya berharap mereka paham. Karena ini persoalannya Covid-19,” tegas Oded di Kecamatan Bandung Kulon, Senin, 28 September 2020.

Buka tutup jalan yang dilakukan di Kota Bandung tidak berlangsung sepanjang hari, melainkan dengan pengaturan waktu. Waktu buka-tutup jalan antara lain, pukul 09.00-11.00 WIB, pukul 14.00-16.00 WIB, dan pukul 21.00-06.00 WIB.

Baca Juga:  Lindungi Diri dan Sayangi Keluarga dengan  Divaksin

Hasil rapat evaluasi AKB bersama Forkompimda pada 24 September 2020 lalu memutuskan bahwa sistem buka tutup ini perlu dilanjutkan. Mengingat angka penambahan kasus Covid-19 di Kota Bandung masih relatif tinggi.

“Kemarin sudah kita rapatkan bersama Forkompimda bahwa keputusannya masih seperti itu (buka-tutup jalan),” ujar Oded.

Pada akhir Agustus 2020 lalu pun pernah ditemukan kasus konfirmasi positif pada seorang pedagang Pasar Baru di salah satu blok. Pemkot Bandung pun telah membatasi aktivitas di blok tersebut selama empat hari.

Baca Juga:  Oded Berikan 6 Pandangan Islam Hadapi Pandemi

Oleh karena itu, kendati Oded juga ingin terus menggerakkan ekonomi Kota Bandung, ia tetap akan mengutamakan kesehatan masyarakat, termasuk pedagang dan pembeli di Pasar Baru.

“Saya lebih mengutamakan faktor kesehatan,” sambungnya.

(Mil)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Warga Maleer Kota Bandung Gelar Lomba Agustusan Hingga 10 September 2022

18 Agustus 2022 - 15:38 WIB

Wujudkan Bandung Agamis, Kecamatan Sukajadi Luncurkan Program ‘Sukajadi Mengaji’

18 Agustus 2022 - 15:29 WIB

Kembangkan Digital Banking, Disbudpar Kota Bandung Kolaborasi dengan KPJ

17 Agustus 2022 - 17:56 WIB

Dibagi 3 Pasukan, Berikut Daftar 99 Anggota Paskibra Kota Bandung

16 Agustus 2022 - 08:22 WIB

Sambut HUT RI ke-77, Sekda Kota Bandung Kukuhkan 99 Anggota Paskibra

16 Agustus 2022 - 08:12 WIB

Pemkot Bandung Gelar Pameran Produk UMKM di Kuta Bali

15 Agustus 2022 - 08:14 WIB

Trending di Kota Bandung