Sri Mulyani: Pemerintah Gelontorkan Dana 150 Triliun untuk Penanganan Covid-19


Ilustrasi Bantuan Sosial (pixabay)

BANDUNG NEWS – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan pemerintah akan menggelontorkan anggaran lebih dari Rp150 triliun untuk penanganan Covid-19 di tahun depan.

Dia merinci, alokasi anggaran tersebut di antaranya pertama, pengadaan vaksin sebesar Rp58,1 triliun. Kedua, biaya perawatan masyarakat yang terinfeksi virus corona sebesar Rp32,33 triliun.

Baca Juga:  Layanan Isoman Hotel Bintang 3 Dikecam, Farhan: Tak Seharusnya Anggota DPR Diistimewakan

Ketiga, biaya testing dan tracing sebesar Rp6,68 triliun. Keempat, insentif dan santunan tenaga kesehatan sebesar Rp16,83 triliun. Kelima, untuk festival pajak seperti PPN dan bea masuk impor alat kesehatan Rp20,85 triliun.

Keenam, biaya operasi kesehatan vaksinasi atau APD sebesar Rp3,3 triliun. Ketujuh, sarana dan prasaran alat kesehatan sebesar Rp1,6 triliun. Kedelapan, biaya penanganan kesehatan lain di daerah sebesar Rp14,86 triliun.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Upacara HUT RI Secara Vitual

Kesembilan, anggaran untuk satgas di BNPB sebesar Rp0,86 triliun dan kesepuluh terakhir untuk anggaran penelitian dan komunikasi Rp1,17 triliun.

“Dana sebesar lebih dari Rp170 triliun itu berasal dari penerimaan negara pajak, bea cukai, PNBP dan kredit,” tulis Sri Mulyani seperti dikutip dari unggahan di akun Facebooknya, Kamis 17 Juni 2021.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Sukses Gelar Vaksinasi untuk Anak Usia 12-17 Tahun

“APBN harus kita jaga bersama untuk tetap sehat dan kuat menghadapi hantaman luar biasa ini. Pajak yang Anda bayar adalah bagian dari APBN yang sangat bermanfaat bagi rakyat Indonesia,” pungkasnya.[amt]