Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Ekbis · 2 Okt 2020 05:50 WIB

The Hallway Space, Ruang Kreatif Anak Muda Bandung


 The Hallway Space (foto: ist) Perbesar

The Hallway Space (foto: ist)

BANDUNG. Saat ini di Pasar Kosambi Kota Bandung dihadirkan The Hallway Space, yaitu ruang kreatif bagi anak-anak muda untuk menumbuh kembangkan industri kreatif.

Hal ini dalam rangka menggeliatkan kembali Pasar Kosambi. Soft launching sekaligus peresmian The Hallway Space dilakukan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Pasar Kosambi Bandung, Kamis (1/10/2020).

Di The Hallway Space ada 52 brand local dan hoobies. Ada juga 25 tenan kuliner untuk memanjakan para pengunjung berbelanja.

Baca Juga:  Mahasiswa ITB Tewas Gantung Diri, Polisi temukan Surat Wasiat

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, pembangunan The Hallway Space sudah memasuki Tahap II dan walam waktu dekat akan segera rampung. Sarana dan prasarana penunjang sedang dilengkapi.

“Harapannya, The Hallway Space ini dapat menjadi sebuah destinasi baru dan pusat aktivitas bagi masyarakat Bandung untuk berbelanja atau sekedar berkunjung dan bercengkrama. Agar denyut perekonomian di Wilayah Kosambi dapat berdetak kencang seperti dulu kala,” katanya.

Baca Juga:  Harga Minyak Goreng Melonjak, Disdagin Kota Bandung Minta Warga Jangan Panik

Wakil wali kota juga berharap, kehadiran The Hallway Space akan terus mempertahankan gelar Kota Bandung sebagai Kota dengan segudang ide ide kreatif. “Pertumbuhan industri kreatif dengan mengedepankan anak anak muda untuk terus berinovasi dapat menjadi penggerak roda perekonomian Kota Bandung, meskipun di tengah masa Pandemi,” katanya.

Seperti diketahui, pada masa jayanya Pasar Kosambi sangat ramai. Itu Bermula pada tahun 1898 saat Pemerintah Hindia Belanda memindahkan pabrik Artille Constructie Winkle (pabrik senjata) yang menjadi cikal bakal Perindustrian TNI Angkatan Darat (Pindad) dari Surabaya ke Kota Bandung.

Baca Juga:  Imbas 31 Positif Covid-19, Gedung Sate Kembali Ditutup

Dimulai saat itu, perpindahan sejumlah tenaga pekerja pabrik senjata memicu munculnya denyut perekonomian di wilayah Kosambi.

Kosambi kemudian disulap menjadi sebuah pusat hiburan dan peradaban masyarakat Bandung saat itu. Di sana hadir 2 gedung pertunjukan yang melegenda saat itu, Sriwedari dan Srikandi.

(bnd)

 

 

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Antisipasi Dampak Resesi, PemProv Jawa Barat Siapkan Subsidi BLT Pekerja

18 November 2022 - 08:13 WIB

PT Agronesia Gandeng BRIN dan Politeknik ATK Yogyakarta Guna Kembangkan Usaha

10 November 2022 - 07:44 WIB

Tinjau Lokasi Kebakaran, Gubernur Ridwan Kamil Ingatkan ASN Pemda Kota Bandung Tetap Layani Publik

8 November 2022 - 15:43 WIB

Bakti Sosial, Puluhan Tukang Becak Terima Paket Sembako dari Relawan Baik

8 November 2022 - 08:48 WIB

Rayakan Ulang Tahun ke-26 XL Axiata Lakukan Beragam Program Sosial

10 Oktober 2022 - 11:09 WIB

Netizen Sesalkan Kawasan Gedebage Bandung yang Rutin Dilanda Banjir

7 Oktober 2022 - 20:25 WIB

Trending di Kota Bandung