Menu

Mode Gelap
 

Ragam · 8 Agu 2020 23:38 WIB

Tips Agar Anak Mau Makan Tanpa Dipaksa


 Ilustrasi/Net Perbesar

Ilustrasi/Net

BANDUNGNEWS.ID- Dalam membuat anak mau makan memang PR bagi setiap ibu. Jika anak Anda seorang penyuka makanan sehat maka beruntunglah Anda.

Lalu bagaimana jika anak hanya menyukai makanan cepat saji, camilan, gulali, es krim, dan sebagainya?

Dilansir liputan6.com, kesabaran adalah kuncinya. Penelitian menunjukkan bahwa dibutuhkan 10 hingga 15 kali percobaan sebelum seorang anak benar-benar makan dan menyukai makanan baru.

Cara Anda menyajikan makanan sehat juga bisa menjadi faktor penyebabnya. Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa anak-anak usia sekolah (7-10 tahun) makan lebih banyak wortel saat disajikan wortel utuh dibandingkan saat disajikan wortel potong dadu.

Salah satu kemungkinan alasannya adalah begitu anak-anak mulai makan wortel utuh, mereka cenderung menghabiskannya, dan sebagai hasilnya, mereka mengonsumsi lebih banyak.

Jadi jangan menyerah untuk mendorong kebiasaan makan yang sehat pada anak-anak Anda. Berikut lima trik lainnya untuk dicoba, dilansir dari EatingWell.

Baca Juga:  Prakiraan Cuaca Bandung dan Sekitarnya Hari Ini

1. Jadilah Teladan yang Baik

Banyak penelitian menunjukkan bahwa anak-anak cenderung meniru kebiasaan makan orang tua mereka.

Jika Anda mengonsumsi banyak sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan produk susu rendah lemak, anak-anak Anda kemungkinan besar akan mengonsumsinya juga. Jika Anda sendiri tidak biasa, jangan khawatir. Sebagai orang dewasa, Anda dapat melatih kembali indera pengecap Anda.

2. Tetap Positif

Sebagian besar pakar nutrisi mengatakan sama sekali tidak boleh menyuap makanan, karena dapat menyebabkan asosiasi negatif dengan makanan.

Misalnya ketika Anda memberi tahu anak Anda bahwa ia tidak boleh pergi bermain sebelum menghabiskan makanannya, ia tidak akan memiliki pemikiran suka makanan yang diberikan padanya.

Lain halnya ketika Anda bernegosiasi dengan anak Anda. Misalnya ia tidak boleh makan es krim sebelum menghabiskan pastanya maka ia akan menikmati makanannya. Namun ini juga belum tentu berhasil untuk setiap anak.

Baca Juga:  Simbiosis Mutualisme, Budidaya Lebah dan Buruan Sae Kec. Astana Anyar

3. Tawarkan Variasi

Anak-anak suka jika mereka yang pegang kendali. Jadi berikan banyak pilihan makanan sehat dan biarkan mereka memilih apa yang paling mereka sukai. Misalnya dijadikan toping pizza, dengan semangkuk nasi atau penggantinya (kentang, gandum dsb).

4. Pintar Menyelipkankan Makanan Sehat

Metode ini cenderung berhasil bagi kebanyakan anak. Misalnya anak menolak makan sayur, Anda bisa menjadikannya nugget. Jika dia tidak suka susu dan Anda mencemaskan asupan kalsiumnya, Anda bisa mencampurkannya ke smoothie atau yoghurt.

Tapi mungkin Anda tidak ingin terus menyelipkan makanan tersebut. Maka Anda bisa mengkukus atau merebus brokoli dan wortel. Maka ia akan memilih sendiri mana yang mau ia makan atau bahkan memakan keduanya.

Baca Juga:  Israel Tahan Aktivis HAM Palestina Mahmoud Nawajaa

5. Libatkan Anak-Anak

Saat belanja sayuran, ajak anak memilih sayuran dan buah segar untuk meningkatkan minat anak Anda. Akan lebih baiok lagi jika Anda memiliki kebun sayuran atau buah sendiri sehingga anak Anda ikut terlibat saat memanennya.

Pekerjaan dapur lainnya yang baik untuk anak Anda seperti mencuci dan memecah sayuran, mengisi keju, mengaduk hal-hal yang tidak panas, menekan tombol “On” pada prosesor makanan, memotong makanan lunak-seperti stroberi-dengan pisau mentega (diawasi , tentu saja).

Dengan keterlibatan anak Anda dalam proses mengolah makanannya akan membantunya menyukai makanannya. Dan Anda harus ggigih dengan tanpa paksaan.

Satu hal yang perlu diingat bahwa keberhasilan metode ini berbeda-beda pada setiap anak. Tapi jangan menyerah, karena pada akhirnya mereka akan memakannya juga. [red]

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

MoC Kini Hadir di 23 Paskal Shopping Center, Ada Koleksi Anti Baju Anti Bau hingga Promo Menarik

26 Juni 2022 - 07:23 WIB

UICI Kampus Digital Buka PMB Tanpa Tes, Ini Syarat Pendaftarannya

26 Januari 2022 - 18:05 WIB

Bandung Diciptakan, Saat Tuhan Sedang Tersenyum

16 Desember 2021 - 12:35 WIB

Kemenag Ganti Kartu Nikah dari Bentuk Fisik ke Digital

9 Agustus 2021 - 15:15 WIB

Kemenag Jabar: Perkawinan Anak Jadi Problem Keberlangsungan Generasi

2 Agustus 2021 - 14:37 WIB

Di Tengah Pandemi, Pelaku UMKM Dituntut Adaptif Manfaatkan Platform Digital untuk Berjualan

5 Juli 2021 - 12:22 WIB

Trending di Ragam