Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Kota Bandung · 27 Agu 2020 18:19 WIB

Unicef dan AMPL Nasional Luncurkan Aplikasi Oky, Bandung Jadi Kota yang Pertama


 Ketua Forum Bandung Sehat, Siti Muntamah membuka kegiatan aktivasi Oky di Balai Kota Bandung. (foto/ist) Perbesar

Ketua Forum Bandung Sehat, Siti Muntamah membuka kegiatan aktivasi Oky di Balai Kota Bandung. (foto/ist)

BANDUNGNEWS.ID – United Nations Children’s Fund (Unicef) dan Jejaring AMPL Nasional meluncurkan inovasi aplikasi bernama Oky.

Pandemi Covid-19 yang kini tengah melanda dunia, tidak sama sekali menghentikan semangat unicef dan AMPL nasional untuk terus berinovasi.

Oky merupakan aplikasi untuk membantu remaja perempuan dalam mengatasi berbagai kendala menstruasi yang kerap menganggu.

Aktivtasi Oky akan dilakukan pada Agustus-September 2020 di tujuh kota di Indonesia dengan target mencapai 100 ribu akun yang mendownload Oky. Bandung menjadi kota pertama aktvivasi Oky, yaitu pada tanggal 26 – 27 Agustus.

Aktivasi Oky di Kota Bandung dibuka oleh Ketua Forum Bandung Sehat, Siti Muntamah. Acara dilanjutan dengan paparan dari para narasumber yang merupakan penggiat isu MKM, yaitu Saniya Niska (Gender & WASH in Schools Specialist, SNV), Vania Santoso (Communication Officer Unicef Indonesia) dan penanggap dari Dinas Kesehatan Bandung, Dinas Pendidikan Bandung dan Kementerian Agama mengenai Rencana Tindak Lanjut (RTL) untuk penerapan MKM di Kota Bandung.

Baca Juga:  Belajar dari Pastor Verbraak di Taman Maluku Kota Bandung

Disamping itu, untuk menambah keseruan dan antusias para remaja, maka kegiatan aktivasi juga akan dilengkapi dengan pembagian merchandise menarik.

Reza Hendrawan, WASH Specialist, Unicef Indonesia mengatakan, Oky diharapkan bisa menjadi pusat informasi yang akurat seputar Manajemen Kebersihan dan Kesehatan Menstruasi (MKM), pubertas, dan juga kesehatan reproduksi.

“Oky juga diharapkan bisa menjadi aplikasi yang membantu meluruskan mitos-mitos seputar menstruasi yang masih sangat banyak beredar dan diyakini oleh sebagai besar masyarakat,” ungkap Reza.

Baca Juga:  Pemkot Harap Produk Bandung Tembus Pasar Hongkong

Menurut Reza, latar belakang pengembangan dan peluncuran Oky karena hingga kini menstruasi masih dianggap tabu untuk dibicarakan banyak pihak. Data Yayasan Plan Internasional Indonesia (YPII) 2018 menyebutkan, 63% orang tua tidak pernah menjelaskan menstruasi kepada anak perempuan mereka. Bahkan menurut Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017, sebanyak 20% remaja perempuan tidak pernah berdiskusi tentang menstruasi dengan orang dewasa sebelum mengalami menstruasi.

Kondisi seperti inilah yang menjadikan penyebaran informasi dan edukasi menstruasi di tengah masyarakat masih sangat rendah, sehingga banyak mitos dan hoax yang beredar dan diyakini. Sayangnya, bukan hanya sekadar menghambat aktivitas para remaja perempuan yang tengah mengalami menstruasi, mitos yang beredar juga terkadang meresahkan.

Baca Juga:  Yana Mulyana Harap Reformasi Agraria Sejahterakan Masyarakat

Salah satu contoh mitos yang masih beredar dan diyakini ialah, tidak boleh mencuci rambut/keramas saat mengalami menstruasi. Faktanya, saat menstruasi seorang perempuan harus tetap menjaga kebersihan dan kesehatan tubuhnya dengan mandi dan keramas secara teratur, serta mengonsumsi makanan bergizi.

Dalam rangka menyebarluaskan dan mempromosikan aplikasi Oky, Unicef Indonesia menggandeng Jejaring AMPL serta organisasi yang tergabung di dalamnya seperti YPII, SNV, Simavi, YPCII, WVI dan SPEAK Indonesia. Promosi dilakukan dengan beragam acara seru, mulai dari lomba video untuk pelajar dan umum, webinar, pod cast, serta live instragram yang akan berkolaborasi dengan sejumlah influencerternama.

(bnd)

 

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tinjau Lokasi Kebakaran, Gubernur Ridwan Kamil Ingatkan ASN Pemda Kota Bandung Tetap Layani Publik

8 November 2022 - 15:43 WIB

Bakti Sosial, Puluhan Tukang Becak Terima Paket Sembako dari Relawan Baik

8 November 2022 - 08:48 WIB

Netizen Sesalkan Kawasan Gedebage Bandung yang Rutin Dilanda Banjir

7 Oktober 2022 - 20:25 WIB

Pemkot Bandung Pastikan Perbaiki Fasilitas Umum

9 September 2022 - 18:07 WIB

Yana Ajak Warga Kota Bandung Hadapi Dampak Kenaikan Harga BBM

7 September 2022 - 13:37 WIB

Dinsos Kota Bandung Awasi Penyaluran BLT Agar Tepat Sasaran

6 September 2022 - 13:37 WIB

Trending di Kota Bandung