Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Kota Bandung ยท 2 Mar 2021 11:13 WIB

Usai Divaksin Covid-19, Yana: Rasanya Seperti Digigit Semut dan Ngantuk


 Usai Divaksin Covid-19, Yana: Rasanya Seperti Digigit Semut dan Ngantuk. (Foto: Istimewa) Perbesar

Usai Divaksin Covid-19, Yana: Rasanya Seperti Digigit Semut dan Ngantuk. (Foto: Istimewa)

BANDUNG NEWS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap dua bagi pejabat pelayanan publik di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (2/3/2021).

Sekitar 350 orang akan menerima suntikan dosis pertama vaksin Covid-19. Mereka terdiri dari pejabat pemerintahan, anggota dewan, rektor, tokoh agama, camat, hingga lurah.

Salah satunya yang ikut dalam vaksinasi tersebut adalah Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. Usai disuntik vaksin Covid-19, ia mengaku tidak merasakan efek samping berlebih.

Baca Juga:  Pemkot Bandung dan Pemuda Persis Siap Membangun Kota Bandung Lebih Baik

“Rasanya sama seperti digigit semut. Tapi yang saya rasakan setelah 10 menit ini, pegal-pegal mah ada, dan agak ngantuk nih kayaknya,” ungkapnya.

Proses vaksinasi untuk para pejabat dan tokoh lainnya masih sama seperti yang dilakukan di tempat lain.

Sebelum divaksin, mereka harus melakukan tahapan-tahapan seperti registrasi ulang, tes kesehatan, dan lain sebagainya.

“Tadi registrasi kemudian dicek tensi tekanan darah, gula darah. Lalu ditanya riwayat kesehatan selama 2 pekan terakhir. Kemudian disuntik,” terangnya.

Baca Juga:  Soal Rumah Deret, Pemkot Pastikan Perhatikan Kebutuhan Mayoritas Warga

Yana merupakan penyintas Covid-19. Setelah divaksin, ia memastikan masih bisa menjalani aktivitas seperti biasa.

“Tapi diusahakan jangan yang berat ya. Karena ada beberapa tugas dinas yang harus diselesaikan ya saya lakukan,” imbuhnya.

Yana pun mengajak masyarakat Kota Bandung agar tidak khawatir dan mau melaksanakan vaksinasi Covid-19. Sebab, vaksinasi bukan untuk diri sendiri, melainkan melindungi kelompok.

“Vaksin ini bukan untuk kepentingan diri kita sendiri. Vaksin ini untuk membentuk heard immunity, atau kekebalan kelompok,” tuturnya.

Baca Juga:  Disbudpar Kota Bandung Dorong Pengusaha Jasa Wisata Ikuti Sertifikasi CHSE

“Kalau sekarang heard immunity terjadi, insyaallah pandemi Covid-19 bisa berakhir. Jadi sekali lagi jangan hindari kalau sudah mendapat jatah divaksin,” pintanya.

Kegiatan vaksinasi tahap 2 dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker dan menjaga jarak.

Setiap peserta vaksinasi Covid-19 diberikan jadwal yang berbeda guna menghindari kerumunan. Rencananya, kegiatan tersebut akan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB.

(Mil)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Digelar di Ponpes Miftahul Huda, GMP Berbagi Berlangsung Khidmat

28 November 2022 - 23:25 WIB

GMP Berbagi

Bantu Rakyat Kecil, GMP Karawang Gelar Bazar Sembako Murah

27 November 2022 - 14:11 WIB

Jabar MoU dengan Pemerintah Pusat, Komitmen Pengelolaan Sampah Citarum

19 November 2022 - 07:46 WIB

Ridwan Kamil Minta Polemik Pembangunan Masjid Margonda Depok di Musyawarahkan Sebaik Mungkin

18 November 2022 - 08:08 WIB

GMP Jabar Gelar Program Peduli Kasih, 100 Warga Ikuti Pengobatan Alternatif Gratis

13 November 2022 - 11:24 WIB

Wagub Jabar Lepas Ekspor Tanaman Hias di CPF 2022

11 November 2022 - 12:28 WIB

Trending di Jabar