Video Rizky Billar Shalat Sebelum Diperiksa Polisi Viral di Medsos

  • Bagikan

BANDUNG NEWS – Video yang menampilkan sosok Rizky Billar yang sedang melaksanakan shalat sebelum pemeriksaan oleh Polisi Viral di media sosial.

Terlihat Rizky Billar datang menggunakan kemeja hitam yang dipadukan dengan blue dark jeans. Dari unggahan akun gosip terlihat Rizky Billar sempat menjalankan ibadah solat di salah satu ruangan di Polres Jakarta Selatan.

Billar juga nampak begitu khusyuk ketika menjalani ibadah solat seperti yang terlihat dalam video tersebut.

Baca Juga:  Anggota DPR RI Apresiasi Kinerja Kapolri Ungkap Kasus Brigadir J

“Sabar ya lar, sekarang sudah jadi tersangka karena apa yang kamu tanam setimpal juga yang kamu terima. Kalau Allah masih memberikan masalah artinya Allah masih sayang dan ingin hambanya memperbaiki diri dan lebih dekat dengannya,” tulis akun tersebut dalam video itu.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan pada Rabu kemarin telah mengumumkan status tersangka terhadap Rizky Billar.

“Pemeriksaan dilakukan sesuai tahapan yang sudah kita lakukan, mulai dari penyelidikan kasus ini. Bisa saya sampaikan hasil dari pemeriksaan yang dilakukan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan  telah menaikkan status saudara Muhammad Rizky dari saksi menjadi tersangka,” ungkap Endra Zulpan.

Baca Juga:  Terungkap, Ini Fakta Perdamaian Lesti Kejora dan Rizky Billar

Dalam kasus tindak pidana kekerasan fisik dalam rumah tangga terhadap sang istri Lesti Kejora, Rizky Billar pun terancam dijerat Pasal 44 ayat 1 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.

Atas tindak KDRT yang dilakukan oleh pria berusia 27 tahun itu terancam membuat dirinya harus dihukum secara maksimal lima tahun penjara.

Baca Juga:  Banyak Artis Terlupakan, Begini Cara Ariel Noah untuk Tetap Eksis di Dunia Hiburan

Kini laporan yang dilayangkan Lesti Kejora ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan KDRT yang dialaminya kini menemukan titik terang dalam proses hukum.

“Di mana yang bersangkutan terkena pasal 44 ayat 1 yaitu kekerasan fisik terhadap korban didukung alat bukti yang lain seperti visum sehingga ancaman pidananya adalah 5 tahun penjara,” tambahnya.

  • Bagikan