Menu

Mode Gelap
 

Nasional ยท 16 Agu 2020 00:11 WIB

Vietnam Pesan 150 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Rusia


 Ilustrasi/Net Perbesar

Ilustrasi/Net

BANDUNGNEWS.ID- Vietnam menjadi salah satu negara yang berencana akan membeli vaksin COVID-19 buatan Rusia yang baru saja dirilis beberapa waktu lalu. Kementerian Kesehatan setempat dikabarkan telah mengajukan permohonan tersebut.

Dikutip kantor berita Rusia, TASS dari liputan6.com, Vietnam berencana memesan 50 hingga 150 juta dosis vaksin COVID-19 dari Rusia.

Selain itu, dikutip dari Channel News Asia pada Sabtu (15/8/2020), Rusia dikabarkan juga akan “menyumbangkan” sebagian dari vaksin buatan mereka di luar pembelian. Namun belum diketahui informasi mengenai kapan mereka akan dikirim serta berapa biaya yang harus dibayarkan.

Baca Juga:  Program Penghargaan Nasabah Setia 2020, bank bjb Bagikan Tandamata kepada Pemenang

Di luar vaksin Rusia, Vietnam dikabarkan juga tengah mengembangkan sendiri vaksin COVID-19 yang direncanakan akan tersedia akhir 2021.

“Vietnam masih akan terus mengembangkan vaksin COVID-19 di negeri sendiri,” kata Kementerian Kesehatan dalam pernyataan resminya.

Sebelumnya, Rusia secara resmi merilis vaksin COVID-19 dengan nama “Gam-COVID-Vac” atau lebih dikenal dengan nama “Sputnik V.” Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Presiden Vladimir Putin pada Selasa pekan ini, waktu setempat.

Baca Juga:  Sekitar 40 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Disuntikkan Januari 2021

“Saya tahu (vaksin) telah terbukti efisien dan membentuk kekebalan yang stabil,” ujarnya.

Meski tahap penelitiannya dipertanyakan banyak pihak karena minimnya hasil studi yang dipublikasikan, namun mereka mengharapkan agar vaksinasi massal bisa mulai dilakukan bulan Oktober.

TASS mengabarkan, vaksin yang dikembangkan oleh Gamaleya National Research Center for Epidemiology and Microbiology ini telah sukses melewati uji klinis pada Juni hingga Juli.

Baca Juga:  Soal Virus Varian Baru Dari Inggris, Kuncinya Jaga Diri Lewat Prokes

Sementara di Vietnam, Kepala Satgas Penanganan COVID-19 setempat Vu Duc Dam mengatakan bahwa saat ini tidak ada pilihan selain “hidup aman bersama virus.”

“Jadi setiap orang harus tetap waspada dan tahu bagaimana melindungi diri dari virus,” kata Dam.

Berdasarkan data dari Worldometer Sabtu (15/8/2020) pukul 08.37 pagi, angka positif COVID-19 di Vietnam mencapai 930 kasus dengan 22 orang dinyatakan meninggal dunia. [red]

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kalahkan Myanmar, Timnas Indonesia U-16 Lolos ke Final Piala AFF 2022

11 Agustus 2022 - 11:06 WIB

Jokowi Resmikan Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak

10 Agustus 2022 - 10:51 WIB

Jokowi Kantongi Sejumlah Nama Calon Menteri PAN-RB

9 Agustus 2022 - 18:05 WIB

Kemenhub Tetapkan Batas Tarif Ojol di Tiga Zona

9 Agustus 2022 - 17:56 WIB

Update KPU: 9 Parpol Pemilu 2024 Dinyatakan Lengkap

7 Agustus 2022 - 18:41 WIB

Tersangka Roy Suryo Resmi Ditahan Selama 20 Hari

6 Agustus 2022 - 16:40 WIB

Trending di Nasional