Menu

Mode Gelap
 

Kota Bandung ยท 31 Jul 2020 20:38 WIB

Wali Kota Bandung Pastikan Kualitas Pemotongan Hewan Kurban di RPH Ciroyom Terjaga


 Wali Kota Bandung Pastikan Kualitas Pemotongan Hewan Kurban di RPH Ciroyom Terjaga Perbesar

BANDUNGNEWS.ID – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menilai kualitas daging kurban yang disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Ciroyom terjaga dengan baik.

Mang Oded, sapaan akrab wali kota memastikannya setelah milihat langsung proses pemotongan dan pemeriksaan oleh dokter hewan di RPH milik Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung.

“Subhanallah tadi ‘reugreug’ melihat ada petugas Dispangtan menjaga kualitas sapi yang dipotong. Tadi ada ati sapi itu yang terlihat ada cacingnya, dan itu langsung dibuang agar tidak dikonsumsi masyarakat,” ucap wali kota di RPH Ciroyom, Jalan Arjuna, Jumat (31/2020).

Baca Juga:  Komisi III DPRD Jabar Minta P3D Wilayah Kota Cimahi Banyak Berinovasi

Bagi masyarakat yang melaksanakan pemotongan hewan kurban di masjid atau lingkungan rumahnya, ia mengingatkan untuk menjaga standarisasi protokol kesehatan secara ketat. Kemudian mendistribusikannya tanpa berkerumun.

“Idealnya disampaikam panitia ke rumah-rumah. Kalau pun tidak bisa, upayakan tetap jaga jarak. Saya imbau budayakan mengantre jangan sampai berebut daging malah terjadi kerumunan dan berdesakan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dispangtan Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menuturkan, saat ini Satgas Pemeriksa Hewan Kurban lebih banyak mengandalkan dari tim pos mortem. Yakni memeriksa kesehatan keseluruhan bagian tubuh hewan kurban hasil pemotongan.

Baca Juga:  Satgas Hewan Kurban Temui Banyak Hewan Belum Layak

Khusus di RPH Ciroyom, sambung Gin Gin, tim pemeriksa akan terus bersiaga selama ada pemotongan. Sedangkan tim lainnya menyebar ke sejumlah lokasi pemotongan di Kota Bandung sampai H+3.

Sejumlah warga bahkan meminta pendampingan dari petugas Dispangtan. “Petugas memeriksa mulai dari kepala, isi perut, limpa, hati jantung dan sebagainya yang diperkirakan terkena penyakit,” jelas Gin Gin.

Gin Gin mengungkapkan, di RPH Ciroyom ini setiap harinya memotong 170 ekor hewan kurban. Jumlah ini sudah dikurangi dari kapasitas asli sebanyak 250 ekor agar tetap bisa menerapkan standarisasi protokol kesehatan secara maksimal.

Baca Juga:  Ini Enam Lokasi Penyuntikan Calon Vaksin Corona Asal Cina di Bandung

“Lebih banyak sebetulnya pemohon, bahkan sampai tadi ada yang datang mandiri. Di RPH Cirangrang juga kita batasi hanya menampung 90 ekor saja,” ujarnya.

Perihal menjaga kualitas pemotongan di RPH, Gin Gin menyebutkan ada standar tertentu. Petugas memeriksa hewan kurban sebelum disebelih. Setelah itu petugas memeriksa daging setekah disembelih.

“Hewan yang datang ke sini tidak langsung disembelih. Karena ada persyaratan minimal 12 jam sebelum dipotong harus diistirahatkan. Setelah disembelih diperiksa lagi daging, isi perut dan sebagainya,” katanya. (red)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kembangkan Digital Banking, Disbudpar Kota Bandung Kolaborasi dengan KPJ

17 Agustus 2022 - 17:56 WIB

Dibagi 3 Pasukan, Berikut Daftar 99 Anggota Paskibra Kota Bandung

16 Agustus 2022 - 08:22 WIB

Sambut HUT RI ke-77, Sekda Kota Bandung Kukuhkan 99 Anggota Paskibra

16 Agustus 2022 - 08:12 WIB

Pemkot Bandung Gelar Pameran Produk UMKM di Kuta Bali

15 Agustus 2022 - 08:14 WIB

Peringati Hari Koperasi, Pemkot Bandung Bakal Gelar Pameran Produk UMKM

13 Agustus 2022 - 09:30 WIB

Reformasi Birokrasi, Pemkot Bandung Evaluasi SAKIP

12 Agustus 2022 - 10:22 WIB

Trending di Kota Bandung