Menu

Mode Gelap
Yayasan Nuraini Najamudin Raih Penghargaan The most Excellent Islamic Foundation 2022 dari CISA London

Kota Bandung · 22 Jan 2021 15:55 WIB

Webinar Telkom University: UU Ciptaker Akrab Bagi UMKM


 (Foto: Istimewa) Perbesar

(Foto: Istimewa)

BANDUNG NEWS – Badan Eksekutif Mahasiswa Telkom University (BEM Telkom University) pada tanggal Kamis, 21 Januari 2021 mengadakan Web Seminar (Webinar)   dengan judul “Kondisi UMKM Pasca UU Ciptaker”. Kegiatan ini diadakan dalam rangka memberikan edukasi berupa informasi kepada mahasiswa maupun masyarakat mengenai perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pasca disahkannya Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker).

“Kami berinisiatif mengadakan kegiatan ini agar mahasiswa dan masyarakat mendapatkan informasi langsung dari narasumber-narasumber yang berkompeten dibidangnya, yaitu akademisi, pemerintah dalam hal ini kepala dinas, dan pelaku UMKM sehingga dampak UU Ciptaker terhadap UMKM tidak bias”, ujar Santiko Wibowo selaku Presiden Mahasiswa BEM Telkom University dalam keterangannya.

Baca Juga:  Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung Soroti Kendala dan Strategi Atasi Masalah TPA Sarimukti

Kegiatan Webinar ini dihadiri oleh 150 lebih peserta  yang mayoritas merupakan mahasiswa dan para pelaku UMKM. Bapak Drs. Kusmana Hartadji, MM., selaku Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Provinsi Jawa Barat mengatakan bahwa UU Ciptaker ini memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM. Beberapa diantaranya adalah Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah melakukan penyederhanaan proses pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi para UMKM. Selain itu UU Ciptaker juga memberikan kemudahan bagi para pelaku UMKM dalam melakukan impor bahan baku serta setelah itu dalam hal ekspor produk (barang jadi).

Baca Juga:  Kota Bandung Peringkat Atas Peta Kepatuhan Bermasker di Jabar

“UMKM juga akan diutamakan untuk difasilitasi oleh Pemerintah untuk mengisi area publik, seperti terminal, rest area, dsb pasca UU Ciptaker”, ujar Bapak Drs. Kusmana Hartadji, MM., dalam materinya.

Selain itu pemateri lain, yaitu Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Telkom University, Anggasa Wijaya,  mengatakan bahwa salah satu tujuan UU Ciptaker adalah mengangkat kapasitas UMKM agar menjadi aktor ekonomi utama di Indonesia. Sebanyak 97 persen tenaga kerja Indonesia bekerja di sektor UMKM.

Dalam UU Ciptaker, ketentuan kemudahan perizinan UMKM diatur dalam Pasal 91 UU Ciptaker. Pasal itu menjelaskan, pendaftaran UMKM dilakukan secara daring atau luring dengan melampirkan, Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan surat keterangan berusaha dari RT. Selanjutnya, pelaku UMKM bisa mendapatkan nomor induk berusaha (NIB) melalui perizinan berusaha secara elektronik. NIB tersebut merupakan perizinan tunggal yang berlaku untuk semua kegiatan usaha”, ujar Anggasa Wijaya dalam Webinar tersebut.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Berlakukan Buka Tutup Jalan Sehari Tiga Kali

Heriadi selaku Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Perguruan Tinggi (PT) Telkom University selaku pembicara pada acara tersebut berharap pemerintah juga memaksimalkan akses permodalan bagi UMKM agar bisa meningkatkan hasil produksinya dan mampu bersaing secara pemasaran dengan produk-produk lain.

(Mil)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tinjau Lokasi Kebakaran, Gubernur Ridwan Kamil Ingatkan ASN Pemda Kota Bandung Tetap Layani Publik

8 November 2022 - 15:43 WIB

Bakti Sosial, Puluhan Tukang Becak Terima Paket Sembako dari Relawan Baik

8 November 2022 - 08:48 WIB

Komunitas Kretek Gelar Bedah Buku Nicotine War Karya Wanda Hamilton di Unpad

3 November 2022 - 14:21 WIB

Netizen Sesalkan Kawasan Gedebage Bandung yang Rutin Dilanda Banjir

7 Oktober 2022 - 20:25 WIB

Rektor UICI Resmi Buka Digital Kampus Orientasi Mahasiswa Batch Tiga

21 September 2022 - 12:44 WIB

Pemkot Bandung Pastikan Perbaiki Fasilitas Umum

9 September 2022 - 18:07 WIB

Trending di Kota Bandung